Taipei, 4 Feb. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) hari Selasa (3/2) mengatakan pernyataan bersama yang baru-baru ini ditandatangani Taiwan dan Amerika Serikat (AS) menunjukkan komitmen bersama kedua pihak untuk memperkuat keamanan ekonomi.
Lai merujuk pada pernyataan bersama yang mendukung prinsip-prinsip Deklarasi Pax Silica, sebuah inisiatif yang dipimpin AS yang bertujuan untuk mengamankan rantai pasokan semikonduktor global untuk teknologi maju.
Di bawah pernyataan bersama tersebut, kedua belah pihak menegaskan peta jalan kerja sama untuk memperkuat keamanan ekonomi, kata Lai di Kantor Kepresidenan, seraya mencatat bahwa keamanan, keandalan, dan ketahanan memainkan peran yang semakin penting di sektor kecerdasan buatan (AI) dan semikonduktor di tengah ketidakpastian geopolitik.
Untuk itu, tambah Lai, kedua belah pihak sedang berupaya membentuk kelompok kerja untuk menjaga kontak erat terkait isu-isu yang menjadi kepentingan bersama.
Pernyataan bersama tersebut ditandatangani pada 27 Januari selama Dialog Kemitraan Kemakmuran Ekonomi (EPPD) keenam Taiwan-AS di Virginia.
Menurut pernyataan bersama yang dikeluarkan Departemen Luar Negeri AS, Taipei dan Washington sepakat untuk "Mendukung prinsip-prinsip Deklarasi Pax Silica" dan "Bekerja sama untuk semakin memperdalam kerja sama ekonomi kita, dengan koordinasi erat bersama para penandatangan Pax Silica."
Namun, pernyataan tersebut tidak mengomentari apakah Taiwan akan menjadi penandatangan deklarasi tersebut, yang saat ini mencakup Australia, Yunani, Israel, Jepang, Qatar, Korea Selatan, Singapura, Uni Emirat Arab, Amerika Serikat, dan Inggris.
Menanggapi isu ini pada akhir Desember, Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Ekonomi ,Jacob Helberg mengatakan, "Saya memperkirakan partisipasi Taiwan dalam diskusi terkait Pax Silica akan terus berlanjut ... jika ada kesepahaman bersama mengenai teks deklarasi yang memungkinkan mereka untuk menandatangani, itu adalah keputusan yang akan diambil di kemudian hari."
Menurut Lai, pertemuan EPPD membahas berbagai topik, termasuk rantai pasokan AI, infrastruktur digital, mineral kritis, rantai pasokan drone, dan kerja sama dengan negara ketiga, yang menurutnya menandakan bahwa kerja sama Taiwan-AS telah berkembang secara signifikan.
Selesai/ja