Taipei, 8 Feb. (CNA) Ziarah Mazu Baishatun tahun ini, yang kerap diakui sebagai prosesi keagamaan terpanjang di Taiwan yang dilakukan dengan berjalan kaki, akan dimulai pada 12 April, kata pihak Kuil Gongtian di Kabupaten Miaoli baru-baru ini.
Sebuah ritual melempar balok ramalan, yang dikenal sebagai jiaobei, diadakan di kuil di Baishatun, Kelurahan Tongxiao, untuk menentukan tanggal kegiatan utama ziarah yang menghormati dewi laut Mazu.
Berdasarkan hasilnya, tandu yang membawa dewi laut akan berangkat dari Kuil Gongtian pada 12 April pukul 23.55 dan tiba di Kuil Chaotian Beigang di Kabupaten Yunlin pada 16 April.
Upacara "Pembaharuan Roh" akan dimulai di kuil Yunlin pada 17 April pukul 00.10, di mana api akan dinyalakan untuk dibawa para pemuja kembali ke kuil di Miaoli.
Pada 20 April, ziarah akan kembali ke Kuil Gongtian, sementara penyalaan tungku dupa yang menandai berakhirnya ziarah tahunan akan diadakan pada 1 Mei.
Manajemen Kuil Gongtian mengatakan ziarah tahun ini akan berlangsung selama delapan hari pulang pergi ke Beigang. Pendaftaran dibuka dari 11 Maret hingga 9 April.
Ditambahkan bahwa ziarah tahun lalu berlangsung total sepuluh hari, dengan hampir 330.000 peserta, mencetak rekor baru.
Ziarah dari Miaoli ke Kuil Chaotian Beigang telah diadakan selama hampir 200 tahun, dan dikenal karena tidak mengikuti rute atau waktu yang tetap. Ziarah ini ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda nasional pada tahun 2010 karena nilai sejarah dan budayanya.
Hung Wen-hua (洪文華), kepala komisi manajemen Kuil Gongtian, mengatakan tiga patung Mazu akan berpartisipasi dalam ziarah tahun ini, dibandingkan hanya satu atau dua pada tahun-tahun sebelumnya.
Selesai/JC