Taipei, 10 Des. (CNA) Komisi Pengawas Keuangan (FSC) Taiwan mengumumkan pada Selasa (9/12) bahwa tingkat kepemilikan asuransi wajib untuk sepeda motor telah mencapai 90,83%, tertinggi sepanjang sejarah, namun masih terdapat sekitar 1,34 juta unit sepeda motor yang belum diasuransikan.
FSC mengingatkan bahwa pemilik kendaraan tanpa asuransi wajib dapat dikenai denda NT$1.500 (Rp802.236) hingga NT$3.000 saat terjaring pemeriksaan lalu lintas. Jika masa berlaku asuransi telah lewat lebih dari enam bulan, otoritas transportasi juga dapat mencabut plat nomor kendaraan.
Asuransi wajib memberikan perlindungan bagi penumpang dan pihak ketiga dalam kecelakaan yang menyebabkan cedera atau kematian, dengan santunan kematian NT$2 juta per orang, kompensasi cacat permanen hingga NT$2 juta, dan biaya pengobatan maksimal NT$200.000.
Wakil Direktur Biro Asuransi FSC Tsai Huo-yen (蔡火炎) mengatakan bahwa dari total 14,67 juta sepeda motor terdaftar per September 2025, masih ada 1,34 juta yang belum memenuhi kewajiban asuransi.
Sejak Oktober 2023 hingga 8 Desember tahun ini, terdapat 209.000 kasus asuransi kedaluwarsa lebih dari enam bulan yang dilaporkan ke otoritas transportasi, sekitar 12.000 kasus per bulan.
Untuk meningkatkan kepatuhan, perusahaan asuransi akan mengirim lima kali pemberitahuan kepada pemilik kendaraan: satu kali sebelum masa berlaku berakhir, dua kali setelah kedaluwarsa, serta masing-masing satu kali pada bulan kedua dan kelima.
(Oleh Su Ssu-yun dan Agoeng Sunarto)