Taipei, 12 Okt. (CNA) Upacara peletakan batu pertama proyek restorasi (perbaikan) situs bersejarah Kabupaten Kinmen, Yongchang Hall dan Wu Yang Primary School, baru-baru ini diadakan.
Bupati Kinmen, Chen Fu-hai (陳福海), di upacara hari Senin (7/10) mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan langkah penting dalam pewarisan budaya, dan diharapkan dapat menarik wisatawan domestik dan internasional untuk merasakan daya tarik sejarah dan kedalaman budaya Kinmen.
Yongchang Hall di Yangzhai dibangun pada masa Dinasti Ming, sekitar tahun 1435, dan merupakan aula leluhur kecil di depan rumah keluarga Chen (陳). Pada 1935, seorang pengusaha Tionghoa dari Indonesia dengan marga tersebut membiayai pembangunan kembali bangunan itu.
Chen menyatakan bahwa Yongchang Hall dan Wu Yang Primary School ditetapkan sebagai monumen kabupaten pada 2015, dan proyek restorasi ini melibatkan anggaran sebesar NT$62,24 juta (Rp30,312 miliar) dari pemerintah pusat serta Pemerintah Kabupaten Kinmen.
Ia mengatakan warisan arsitektur yang ditinggalkan nenek moyang harus dijaga dengan hati-hati dan diteruskan, dan ia berharap dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk menghidupkan kembali Yangzhai.
Chen mengatakan bahwa proyek restorasi ini bukan hanya untuk melestarikan monumen, tetapi juga merupakan langkah besar dalam warisan budaya Kinmen.
Monumen ini akan menarik lebih banyak wisatawan domestik dan internasional untuk merasakan daya tarik sejarah serta kedalaman budaya Kinmen, tambah Chen.
Dari tahun 1941 hingga 1945, Yongchang Hall digunakan tentara Jepang. Setelah tahun 1949, bangunan tersebut dan Wu Yang Primary School digunakan angkatan bersenjata sebagai markas komando.
Pada 1958, selama Krisis Selat Taiwan Kedua, monumen tersebut diubah menjadi stasiun medis darurat, dan kemudian menjadi ruang yang digunakan bersama oleh tim politik dan unit kesehatan. Pada 1994, angkatan bersenjata menarik diri dari sana, dan setelahnya bangunan tersebut ditinggalkan.
Proyek restorasi Yongchang Hall dan Wu Yang Primary School dijadwalkan akan selesai pada 30 Maret 2026.
(Oleh Wu Wen-jung dan Jason Cahyadi)
Selesai/ ML