Kinmen adakan upacara peletakan batu pertama restorasi situs bersejarah

12/10/2024 10:31(Diperbaharui 12/10/2024 10:33)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Monumen bersejarah di Kabupaten Kinmen, "Yongchang Hall dan Sekolah Dasar Wuyang," mengadakan upacara peletakan batu pertama untuk proyek restorasi pada tanggal 7, dihadiri oleh Bupati Chen Fuhai (kanan 1) dan pejabat lainnya. (Sumber Foto : Wu Wenran, 7 Oktober 2024).
Monumen bersejarah di Kabupaten Kinmen, "Yongchang Hall dan Sekolah Dasar Wuyang," mengadakan upacara peletakan batu pertama untuk proyek restorasi pada tanggal 7, dihadiri oleh Bupati Chen Fuhai (kanan 1) dan pejabat lainnya. (Sumber Foto : Wu Wenran, 7 Oktober 2024).

Taipei, 12 Okt. (CNA) Upacara peletakan batu pertama proyek restorasi (perbaikan) situs bersejarah Kabupaten Kinmen, Yongchang Hall dan Wu Yang Primary School, baru-baru ini diadakan.

Bupati Kinmen, Chen Fu-hai (陳福海), di upacara hari Senin (7/10) mengatakan bahwa proyek tersebut merupakan langkah penting dalam pewarisan budaya, dan diharapkan dapat menarik wisatawan domestik dan internasional untuk merasakan daya tarik sejarah dan kedalaman budaya Kinmen.

Yongchang Hall di Yangzhai dibangun pada masa Dinasti Ming, sekitar tahun 1435, dan merupakan aula leluhur kecil di depan rumah keluarga Chen (陳). Pada 1935, seorang pengusaha Tionghoa dari Indonesia dengan marga tersebut membiayai pembangunan kembali bangunan itu.

Chen menyatakan bahwa Yongchang Hall dan Wu Yang Primary School ditetapkan sebagai monumen kabupaten pada 2015, dan proyek restorasi ini melibatkan anggaran sebesar NT$62,24 juta (Rp30,312 miliar) dari pemerintah pusat serta Pemerintah Kabupaten Kinmen.

Ia mengatakan warisan arsitektur yang ditinggalkan nenek moyang harus dijaga dengan hati-hati dan diteruskan, dan ia berharap dapat bekerja sama dengan masyarakat untuk menghidupkan kembali Yangzhai.

Chen mengatakan bahwa proyek restorasi ini bukan hanya untuk melestarikan monumen, tetapi juga merupakan langkah besar dalam warisan budaya Kinmen.

Monumen ini akan menarik lebih banyak wisatawan domestik dan internasional untuk merasakan daya tarik sejarah serta kedalaman budaya Kinmen, tambah Chen.

Dari tahun 1941 hingga 1945, Yongchang Hall digunakan tentara Jepang. Setelah tahun 1949, bangunan tersebut dan Wu Yang Primary School digunakan angkatan bersenjata sebagai markas komando.

Pada 1958, selama Krisis Selat Taiwan Kedua, monumen tersebut diubah menjadi stasiun medis darurat, dan kemudian menjadi ruang yang digunakan bersama oleh tim politik dan unit kesehatan. Pada 1994, angkatan bersenjata menarik diri dari sana, dan setelahnya bangunan tersebut ditinggalkan.

Proyek restorasi Yongchang Hall dan Wu Yang Primary School dijadwalkan akan selesai pada 30 Maret 2026.

(Oleh Wu Wen-jung dan Jason Cahyadi)

Selesai/ ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.