Menkes: Delegasi Taiwan rasakan tekanan dari Tiongkok selama acara WHA

20/05/2026 10:01(Diperbaharui 20/05/2026 10:01)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Menteri Kesehatan Shih Chung-liang. (Sumber Foto : CNA, 19 Mei 2026)
Menteri Kesehatan Shih Chung-liang. (Sumber Foto : CNA, 19 Mei 2026)

Taipei, 19 Mei (CNA) Menteri Kesehatan Taiwan Shih Chung-liang (石崇良) hari Selasa (19/5) mengatakan delegasinya yang menghadiri acara di sela-sela Sidang Majelis Kesehatan Dunia (WHA) di Jenewa tampaknya menghadapi pemantauan dan tekanan dari Tiongkok selama pertemuan tahun ini.

Shih, yang memimpin delegasi Taiwan di Jenewa, menyampaikan pernyataan tersebut dalam panggilan video dengan media Taiwan setelah Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kembali menolak proposal untuk mengundang Taiwan menghadiri WHA sebagai pengamat.

Taiwan tidak diundang ke WHA selama sepuluh tahun terakhir karena penolakan dari Beijing.

Ketika ditanya apakah Taiwan mengalami tekanan dari Tiongkok selama acara WHA tahun ini, Shih mengatakan banyak negara yang sejalan terus menyatakan dukungan untuk partisipasi Taiwan, tetapi tekanan dari Beijing terasa dalam interaksi pribadi.

Ia mengatakan individu yang diyakini sebagai warga negara Tiongkok terlihat memantau pergerakan delegasi Taiwan selama acara jalan kaki yang diselenggarakan Taiwan.

Shih juga mengatakan kehadiran perwakilan dari sekutu diplomatik Taiwan dan organisasi internasional pada acara "Malam Taiwan" yang diselenggarakan kelompok masyarakat sipil tampak jauh lebih sedikit tahun ini, yang menurutnya mungkin terkait dengan tekanan dari Tiongkok.

Meskipun pejabat kesehatan Amerika Serikat tidak hadir di WHA tahun ini, akibat keputusan pemerintahan Presiden Donald Trump untuk keluar dari WHO, Shih mengatakan pertukaran Taiwan dengan negara lain dan partisipasi dalam pertemuan teknis serta forum di sela-sela acara tidak terlalu terpengaruh.

Ia mengatakan Taiwan menyelenggarakan empat forum profesional tahun ini, dengan fokus pada ketahanan layanan kesehatan, layanan kesehatan cerdas, pencegahan kanker, dan pengobatan hepatitis C untuk menunjukkan keahlian dan kontribusi negara di bidang kesehatan masyarakat.

Shih mengatakan pameran layanan kesehatan cerdas Taiwan juga menarik perhatian besar, dengan beberapa pengunjung menyatakan minat untuk bekerja sama bahkan melakukan pemesanan.

Ia menambahkan tahun ini Taiwan mengadopsi pendekatan yang lebih fleksibel dalam pertukaran internasional, menggunakan acara sampingan, forum profesional, dan jamuan makan untuk memperdalam interaksi dengan pejabat kesehatan dan delegasi dari negara lain.

(Oleh Chen Chieh-ling, Shen Pei-yao, Lee Hsin-Yin, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.