Taipei, 30 Mar. (CNA) Rencana untuk mendesain ulang uang kertas Taiwan akan mencakup pecahan NT$200 (Rp106.035) dan NT$2.000, meskipun kedua denominasi tersebut kurang banyak beredar, menurut bank sentral.
Uang kertas NT$200 dan NT$2.000 masih diminati sebagian konsumen, dan mempertahankan peredarannya memberikan manfaat lingkungan serta efisiensi biaya, kata bank sentral dalam sebuah laporan yang diserahkan ke Yuan Legislatif pada Jumat (27/3), menjelang rapat yang dijadwalkan pada Senin.
Saat ini, Taiwan memiliki lima jenis uang kertas yang beredar -- NT$100, NT$200, NT$500, NT$1.000, dan NT$2.000 -- dengan uang kertas NT$100, NT$500, dan NT$1.000 menjadi yang paling umum digunakan di pasar.
Bank sentral mengatakan uang kertas NT$200 dan NT$2.000 dimasukkan dalam rencana desain ulang tidak hanya karena permintaan, tetapi juga sejalan dengan tren di banyak negara lain yang mencakup semua denominasi dalam inisiatif desain ulang mereka.
Proyek desain ulang ini akan mempromosikan kedua uang kertas tersebut untuk mendorong penggunaan publik yang lebih proporsional dari kelima denominasi, kata bank tersebut.
Bank sentral Taiwan secara resmi meluncurkan program desain ulang uang kertas pada Oktober lalu, dengan membentuk komite penasihat lintas disiplin untuk upaya desain ulang besar-besaran pertama dalam lebih dari 24 tahun.
Sebagai bagian dari program desain ulang, bank sentral mengadakan pemungutan suara publik untuk memilih tema uang kertas, dengan lebih dari 190.000 orang berpartisipasi dalam jajak pendapat tersebut.
Setelah pemungutan suara, komite penasihat memilih "Keindahan Taiwan" sebagai tema untuk uang kertas baru, kata bank tersebut, seraya menambahkan bahwa komite akan menggunakan penilaian profesionalnya untuk melaksanakan proses tersebut.
Proses desain ulang ini diperkirakan akan memakan waktu sekitar dua tahun, karena melibatkan pembuatan desain baru, sertifikasi, persetujuan Yuan Eksekutif, pencetakan percobaan, serta pengadaan kertas khusus dan tinta berpaten, menurut bank.
Sebelum uang kertas baru diterbitkan, fitur antipemalsuan dan sistem penanganan uang tunai otomatis di seluruh negeri akan ditingkatkan, kata bank sentral.
Selesai/JC