Kerupuk mi mentah Indonesia ditahan di perbatasan Taiwan karena pemanis buatan

08/09/2026 11:49(Diperbaharui 08/09/2026 11:49)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan)
(Sumber Foto : Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan)

Taipei, 8 Sep. (CNA) Satu kelompok kerupuk mi mentah asal Indonesia telah ditahan di perbatasan Taiwan karena kandungan pemanis buatannya, kata Direktorat Jenderal Pengawas Obat dan Makanan Taiwan (TFDA) pada Selasa (8/9).

Kerupuk mentah berlabel "麵餅(MIE CRACKER)" ini ditahan karena uji sampel menemukan kandungan asam siklamat dan garamnya sebesar 0,04 gram per kilogram, sementara produk itu di Taiwan tidak termasuk kategori yang diperbolehkan mengandung pemanis buatan tersebut, kata TFDA.

Oleh karena itu, 300 kilogram produk yang diimpor Taiwan Sheba Enterprise Co. dari CV. JNF itu dikembalikan atau dimusnahkan sesuai peraturan, menurut TFDA.

Secara total, TFDA hari Selasa mengumumkan sepuluh produk impor yang ditahan di perbatasan Taiwan, termasuk masing-masing dua dari Tiongkok dan Amerika Serikat serta satu dari Indonesia, Jepang, Seisel, Vietnam, Malaysia, dan Tailan.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.