Taipei, 6 Sep. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) hari Minggu (6/9) menganugerahkan penghargaan presiden anumerta kepada mantan Wakil Ketua Yuan Legislatif (Parlemen) Yao Eng-chi (饒穎奇), yang meninggal bulan lalu pada usia 93 tahun.
Lai menyerahkan penghargaan tersebut kepada keluarga Yao dalam sebuah upacara peringatan di Kota Taitung, memuji pengabdian puluhan tahun politisi senior tersebut dan kontribusinya terhadap perkembangan demokrasi Taiwan, menurut pernyataan yang dikeluarkan Kantor Kepresidenan hari Minggu.
Dalam sambutannya, Lai mengatakan Yao menjabat sebagai legislator selama 24 tahun dan berkontribusi pada reformasi demokrasi besar, termasuk pemilihan ulang penuh Parlemen pada 1992, pemilihan langsung wali kota kotamadya khusus pada 1994, dan pemilihan presiden langsung pertama pada 1996.
Meskipun memiliki afiliasi politik yang berbeda, Lai, ketua Partai Progresif Demokratik (DPP) yang berkuasa, memuji Yao, anggota Kuomintang (KMT) yang kini menjadi oposisi, dan menggambarkannya sebagai "kekuatan penstabil penting" selama masa perubahan politik yang membantu "menyelesaikan perselisihan dan menjembatani perbedaan."
Lai, yang pernah menjabat bersama Yao di Parlemen selama dua periode, juga memuji kontribusi Yao terhadap pembangunan Kabupaten Taitung, dengan mengatakan ia berperan dalam banyak proyek transportasi, pendidikan, dan infrastruktur publik utama di daerah di Taiwan timur itu.
Yao menjabat delapan periode di Parlemen dan terpilih sebagai wakil ketuanya pada 1999, hingga 2002. Ia kemudian menduduki posisi penasihat senior presiden dari 2009 hingga 2016 di bawah pemerintahan Ma Ying-jeou (馬英九).
Yao juga merupakan ayah dari Bupati Taitung saat ini, Yao Ching-ling (饒慶鈴), seorang politisi KMT.
Yao Eng-chi meninggal di rumahnya di Desa Beinan, Taitung pada 21 Agustus, dengan anggota keluarga di sisinya.
Mengumumkan kematiannya dalam sebuah unggahan Facebook keesokan harinya, Yao Ching-ling mengatakan ayahnya meninggal dengan tenang.
Dalam upacara peringatan Minggu, Yao Ching-ling berterima kasih kepada Lai atas pemberian penghargaan presiden anumerta tersebut, dengan mengatakan hal ini mengakui dedikasi dan kontribusi seumur hidup ayahnya.
Dalam unggahan Facebook terpisah pada 30 Agustus, ia memberikan penghormatan kepada ayahnya, mengenang pengaruhnya terhadap karier politiknya dan dedikasi seumur hidupnya untuk Taitung.
Ia juga mengatakan bahwa selama delapan tahun masa jabatannya, ayahnya "tidak pernah sekalipun masuk ke kantor bupati," seraya menambahkan bahwa orang tuanya "membiarkan putrinya menapaki jalannya sendiri" sambil selalu mempercayainya.
Selesai/JC