Taipei, 6 Sept. (CNA) Malam pertama pertunjukan jalanan "Trois éléphants passent ..." menarik sekitar 100.000 penonton Taiwan dan asing ke jalan-jalan di Distrik Shilin, Taipei di malam pembukaannya pada Sabtu (5/9), dengan pertunjukan lain dijadwalkan berlangsung Minggu, menurut Taipei Performing Arts Center (TPAC).
Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安) dan sepuluh perwakilan asing di Taiwan, termasuk perwakilan dari Prancis, Jerman, Hungaria, dan Lituania, menyaksikan parade yang menampilkan tiga gajah mekanik, masing-masing setinggi 4,5 meter dan panjang 8 meter, sebagai pusat pertunjukan tersebut, kata pemerintah kota dalam sebuah pernyataan pada Sabtu.
Teater jalanan yang dipersembahkan kelompok Prancis Compagnie Oposito ini juga menampilkan perpaduan budaya dengan kelompok lokal Sun Son Theatre dan Hsuan-yu Music, menggabungkan musik klasik, lagu rakyat Breton, dan perkusi jalanan, menurut pernyataan.
Pernyataan itu mengutip Direktur Artistik Compagnie Oposito, Jean-Raymond Jacob, yang menggambarkan kolaborasi ini sebagai sesuatu yang tampaknya "mustahil untuk dimainkan bersama." Namun, dengan "mendengarkan," kelompok-kelompok tersebut dapat belajar satu sama lain sambil mempertahankan identitas budaya masing-masing, menciptakan harmoni suara baru, katanya.
Untuk persiapan pertunjukan hari Minggu, TPAC mengatakan akan menurunkan puluhan petugas kepolisian tambahan dari lebih dari 400 yang sudah bertugas pada Sabtu untuk meningkatkan keamanan.
Pembatasan lalu lintas juga akan diberlakukan di Jalan Jihe antara Jalan Zhongzheng dan Jalan Wenlin mulai pukul 17.30 pada Minggu. TPAC mengatakan kemacetan di jalan-jalan sekitar telah diamati pada Sabtu malam dan mengimbau pengguna jalan untuk menghindari area tersebut jika memungkinkan.
Pusat tersebut juga mendorong para pengunjung acara untuk menggunakan transportasi umum, karena tempat parkir di sekitar area akan terbatas.
MRT Taipei akan menyesuaikan jadwal keretanya untuk mengakomodasi acara besar ini, serupa dengan pengaturannya untuk perayaan Malam Tahun Baru tahunan, tambahnya.
Bagi penonton yang tidak dapat mendapatkan tempat menonton yang baik, TPAC mengatakan pertunjukan juga akan disiarkan langsung di lapangan olahraga SMA Taipei Municipal BaiLing dan Tempat Parkir Xintiandi, serta di saluran YouTube resminya.
Beberapa penonton melaporkan gejala terkait kerumunan besar, termasuk pusing, sementara yang lain mengalami cedera ringan seperti tubrukan dan lecet pada Sabtu malam. Pos medis di lokasi menangani mereka yang terdampak, dan tidak ada yang memerlukan perawatan lebih lanjut di rumah sakit, kata TPAC.
Beberapa peserta juga mengeluhkan pergerakan kerumunan di acara tersebut yang kacau, sehingga terjadi kemacetan dan aliran pejalan kaki yang terhambat.
Ketika ditanya tentang masalah tersebut, Chiang mengatakan ia telah meminta departemen kepolisian untuk menurunkan petugas tambahan, sementara pengendalian kerumunan dan langkah evakuasi juga akan diperkuat di stasiun MRT Jiantan dan Shilin.
Ia mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum ke acara tersebut dan memanfaatkan pertunjukan Minggu malam sebaik-baiknya.
Memuji "Trois éléphants passent ..." sebagai pertunjukan spektakuler yang dipersembahkan kelompok Prancis ternama bekerja sama dengan kelompok seni pertunjukan lokal Taiwan, Chiang mengatakan acara ini bertujuan membawa seni ke lingkungan dan kehidupan sehari-hari warga.
Sementara itu, Puma Shen (沈伯洋), calon wali kota Taipei dari Partai Progresif Demokratik di pemilihan kepala daerah November, mengatakan kepada wartawan bahwa tanda-tanda mencolok yang menunjukkan area menonton dan papan elektronik untuk membantu mengarahkan aliran pejalan kaki mungkin dapat membantu.
Pertunjukan Minggu dijadwalkan dimulai pada pukul 19.14.
Pertunjukan jalanan ini merupakan acara pembuka Taipei Arts Festival, yang menampilkan teater, tari, dan instalasi seni hingga 25 Oktober.
Selesai/