Penerbangan Jakarta-Taipei terganggu erupsi Gunung Anak Krakatau

06/09/2026 19:05(Diperbaharui 06/09/2026 19:36)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Bandara Internasional Soekarno–Hatta. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Bandara Internasional Soekarno–Hatta. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 6 Sep. (CNA) Sejumlah penerbangan antara Bandara Internasional Taoyuan dan Bandara Internasional Soekarno–Hatta hari Minggu (6/9) terganggu akibat erupsi Gunung Anak Krakatau, menurut pihak maskapai.

Maskapai Taiwan EVA Air dalam pernyataannya meminta maaf seiring penerbangan mereka dari Taipei ke Jakarta dan sebaliknya pada Minggu, masing-masing pukul 09.00 dan 14.30, ditunda ke Senin di jam yang sama.

Penerbangan China Airlines dari Taipei ke Jakarta dan sebaliknya pada Minggu, masing-masing pukul 09.05 dan 14.40, juga dijadwalkan digeser ke Senin pukul 07.05 dan 12.45, menurut situs web maskapai Taiwan tersebut.

Sementara itu, penerbangan STARLUX Airlines dari Taipei ke Jakarta dan sebaliknya hari Minggu, masing-masing pukul 06.55 dan 12.15, ditunda ke Senin di jam yang sama, menurut pernyataan maskapai.

Salah satu yang terdampak serangkaian perubahan ini adalah pemengaruh Indonesia, Andovi da Lopez, yang sebelumnya dijadwalkan menyapa penonton di pemutaran film Taiwan yang dibintanginya, "The Rope Curse 4: Kuntilanak" (粽邪4:坤蒂拉娜) di bioskop Taipei dan New Taipei pada Senin.

"Semoga keadaan membaik sehingga gua bisa menjadwalkan ulang penerbangan gua ke Taiwan, tetapi yang paling penting, semoga keadaan Indonesia membaik," kata Andovi di unggahan videonya di Instagram pada Minggu sore.

Berdasarkan pemberitaan Antara, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mencatat sebanyak 764 pergerakan pesawat penerbangan yang terjadwal di Terminal Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dari jumlah tersebut, Assistant Deputy Communication & Legal Bandara Internasional Soekarno-Hatta Yudistiawan mengatakan, ada 570 penerbangan domestik, 185 penerbangan internasional dan sembilan penerbangan kargo, demikian dicatat Antara.

Antara juga melaporkan, Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda tercatat mengalami erupsi menerus dengan intensitas letusan tertinggi sepanjang tahun 2026 yang berlangsung sejak Jumat.

Abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda terpantau menyebar di atmosfer ke lima provinsi di Indonesia yakni Banten, Jawa Barat, Jakarta, Lampung, dan Bengkulu, menurut Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) seperti dilaporkan Antara.

Kepala Badan Geologi Lana Saria di Bandung, Jawa Barat mengatakan arah dan jangkauan sebaran abu vulkanik dapat berubah bergantung pada arah dan kecepatan angin pada berbagai ketinggian. Ia menambahkan tinggi kolom erupsi, durasi erupsi, dan jumlah material yang dikeluarkan juga turut memengaruhi arah dan luas sebaran abu.

Menurut dia, potensi dampak yang lebih luas dapat meningkat apabila kolom erupsi menjadi lebih tinggi, erupsi berlangsung lebih lama, atau angin membawa abu vulkanik menuju jalur penerbangan dan wilayah berpenduduk. Pihaknya juga mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di luar ruangan dan mengikuti informasi resmi yang disampaikan pemerintah terkait perkembangan erupsi Gunung Anak Krakatau.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dalam keterangan di Jakarta, Minggu mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah Jakarta, Banten, Lampung, dan kawasan sekitar Selat Sunda, untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan menyusul aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau.

Dalam pemberitaan Antara, Presiden Prabowo meminta masyarakat untuk mengikuti seluruh arahan pemerintah dan petugas di lapangan serta tidak mendekati kawasan Gunung Anak Krakatau. Masyarakat juga diminta mematuhi aturan zona bahaya dan batas aman yang telah ditetapkan oleh pihak berwenang.

Presiden Prabowo mengatakan pemerintah telah memantau perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan menerima laporan serta informasi terkini dari jajaran terkait. Ia juga telah meminta jajaran BNPB, BMKG, TNI, Polri, Pemerintah Daerah, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, serta kementerian dan lembaga terkait untuk terus memantau perkembangan situasi.

(Oleh Jason Cahyadi dan Muhammad Irfan)

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.