EVA Air akan naikkan biaya kelebihan bagasi mulai 29 September

07/09/2026 18:38(Diperbaharui 07/09/2026 18:38)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 7 Sep. (CNA) Maskapai utama Taiwan, EVA Airways, akan menaikkan biaya kelebihan bagasi dan merevisi biaya bagasi internasional lainnya mulai 29 September, dengan alasan kenaikan harga bahan bakar dan meningkatnya biaya operasional global di tengah tekanan ekonomi dan geopolitik.

Dalam sebuah pernyataan yang diunggah di situs webnya, maskapai asal Taiwan tersebut mengatakan bahwa perubahan ini akan berlaku untuk penerbangan internasional dengan tanggal perjalanan pada atau setelah 29 September.

Kebijakan bagasi yang telah direvisi mencakup biaya kelebihan bagasi, bagasi kelebihan yang dibayar di muka, biaya bagasi yang kelebihan berat dan ukuran. Kebijakan ini juga mencakup aturan harga yang diperbarui, serta biaya untuk pengangkutan hewan peliharaan dan peralatan olahraga.

Di bawah tarif baru, biaya kelebihan bagasi akan naik antara US$20 (Rp353 ribu) dan US$90 per barang, tergantung pada rute penerbangan.

Menurut jadwal biaya yang telah direvisi oleh maskapai, biaya untuk satu bagasi tambahan pada penerbangan ke dan dari Taiwan akan berkisar antara US$160 hingga US$390, naik dari tarif saat ini yaitu US$140 hingga US$300.

Maskapai ini membagi jaringan internasionalnya menjadi lima zona harga.

Zona 1 mencakup Jepang, Korea Selatan, Filipina, Tiongkok, Hong Kong, Makau, Thailand, Malaysia, Singapura, Indonesia, Vietnam, dan Kamboja.

Zona 2 meliputi Australia, Selandia Baru, destinasi Mikronesia seperti Guam dan Palau, India, dan destinasi Asia lainnya yang tidak termasuk dalam Zona 1 atau Taiwan.

Zona 3 mencakup Los Angeles, Seattle, San Francisco, Vancouver, Hawaii, dan Timur Tengah, sementara Zona 4 meliputi wilayah Amerika Utara lainnya, Eropa termasuk Turki, Afrika, dan Rusia.

Zona 5 terdiri dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan.

(Oleh Yu Hsiao-han, Evelyn Kao, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.