Tiga wajah musik Indonesia guncang panggung Jam Jam Asia di Taipei

30/08/2026 19:25(Diperbaharui 30/08/2026 19:25)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Penampilan band heavy metal Indonesia, Voice of Baceprot di Festival Jam Jam Asia di Taipei, Minggu. (Sumber Foto : CNA, 30 Agustus 2026)
Penampilan band heavy metal Indonesia, Voice of Baceprot di Festival Jam Jam Asia di Taipei, Minggu. (Sumber Foto : CNA, 30 Agustus 2026)

Taipei, 30 Agu. (CNA) Musik Indonesia hadir dengan tiga wajah berbeda di festival musik tahunan Jam Jam Asia yang digelar di Taipei Music Center, di Distrik Nangang pada Sabtu (29/8) dan Minggu (30/8). Di hari pertama, ada The Melting Minds, unit psikadelik asal Yogyakarta, tampil dengan energi yang liar dan atraktif di panggung terbuka, sementara solois INIS menghadirkan suasana yang lebih hangat dan intim di dalam ruangan. Pada hari kedua, trio metal Voice of Baceprot (VoB) menggebrak di panggung Legacy Tera.

The Melting Minds didapuk sebagai pembuka festival. Tampil di panggung terbuka berarti harus berhadapan langsung dengan panas musim panas Taipei yang membuat band yang berbasis di Wonosari, Gunungkidul, itu tampil pada siang hari ketika matahari masih cukup terik.

Namun, panas tidak membuat penonton meninggalkan area panggung.

Dengan permainan musik yang keras dan penuh distorsi, The Melting Minds justru membuat penonton bertahan di depan panggung. Gerakan para personel yang aktif membuat pertunjukan mereka terasa lebih seperti sebuah pengalaman visual dan fisik, bukan sekadar pertunjukan musik.

Penonton terlihat rela berdiri di bawah matahari untuk mengikuti aksi band yang menggabungkan psychedelic rock dengan karakter eksperimental.

Band psikadelik dari Yogyakarta, Indonesia The Melting Minds tampil di Festival Jam Jam Asia di Taipei, Sabtu. (Sumber Foto : CNA, 29 Agustus 2026)
Band psikadelik dari Yogyakarta, Indonesia The Melting Minds tampil di Festival Jam Jam Asia di Taipei, Sabtu. (Sumber Foto : CNA, 29 Agustus 2026)

The Melting Minds terbentuk pada 2020 dan berasal dari Wonosari, sebuah wilayah di Kabupaten Gunungkidul yang berada cukup jauh dari pusat industri musik Yogyakarta. Mereka dikenal melalui pendekatan musik yang memadukan garage rock, psychedelic, eksperimentasi, serta unsur folklor dan mistisisme Jawa. Tidak heran kalau di akhir penampilan mereka, terdengar lantunan lagu tradisional Jawa, "Lir Ilir".

Beberapa jam kemudian, atmosfer berubah ketika INIS tampil.

Solois asal Makassar itu membawa pendekatan yang lebih personal di panggung tertutup. Jika The Melting Minds mengandalkan volume dan energi tubuh, INIS membangun hubungan dengan penonton melalui lagu-lagu yang terdengar hangat dan reflektif. Tampil di Live House D, INIS membawa suasana yang lebih dekat. 

INIS merupakan salah satu musisi Indonesia yang tampil dalam program Jam Jam Asia melalui kerja sama festival dengan Lalala Festival di Indonesia. Sejak memulai karier pada 2019, ia telah merilis sejumlah karya, termasuk tiga EP dan album “Nocturne to Sunrise”.

Penyanyi Indonesia INIS tampil di Festival Jam Jam Asia di Taipei, Sabtu. (Sumber Foto : CNA, 29 Agustus 2026)
Penyanyi Indonesia INIS tampil di Festival Jam Jam Asia di Taipei, Sabtu. (Sumber Foto : CNA, 29 Agustus 2026)

INIS yang atraktif bahkan turun panggung menari bersama penonton dan menembakkan pistol plastik berisikan busa sabun yang membuat suasana jadi romantis. 

VoB mainkan single baru pertama kali di Taiwan

Hari kedua menjadi harinya trio heavy metal asal Garut, VoB. Panggung Jam Jam Asia kali ini adalah panggung kedua mereka di Taiwan setelah pertama kali tampil di Formosa untuk Pasiwali Festival di Kabupaten Taitung, pada tahun 2022 lalu.

“Pertama kali kami datang ke Taiwan, kami bertemu dengan banyak orang yang sangat baik. Oleh karena itu kami senang sekali bisa kembali tampil di Taiwan,” kata Marsya setelah beberapa lagu pembuka.

Trio beranggotakan Marsya (gitar), Widi (bas), dan Siti (drum) ini tampil menggebrak dengan beberapa lagu mereka yang memang memiliki tempo cepat. Ketiganya juga langsung unjuk kemampuan dengan teknik yang rapi dan disambut oleh riuh sorak dan tepuk tangan penonton.

VoB membawakan beberapa lagu unggulan mereka mulai dari “School Revolution”, “The Enemy of Earth is You”, dan “God, Allow Me (Please) to Play Music” yang menutup set mereka. Sebelum lagu terakhir, mereka juga membawakan lagu “Garong”, sebuah single baru yang dirilis pada 16 Agustus 2026 ini.

Di panggung, Marsya bercerita bahwa lagu ini menceritakan tentang kegelisahan mereka tentang situasi Indonesia. “Banyak korupsi dengan angka yang selalu tinggi,” kata dia dalam bahasa Inggris.

Penampilan VoB pun mendapat respons positif dari para penonton.

Rekomendasi

Tiga penampil Indonesia yang hadir di Jam Jam Asia merupakan kurasi dari sejumlah figur di kancah musik Taiwan. VoB misalnya, disebut salah satu kurator Chris Liu (劉柏君) dari Good Show Lab sebagai salah satu band Muslim perempuan dari Indonesia yang mendobrak stereotip dengan musik heavy metal yang mereka bawakan, menurut pernyataannya yang dirilis di laman Taipei Music Center.

Sementara itu, kurator lain, Mia Min Yen (嚴敏) dari Taiwanese Waves, memilih The Melting Minds sebagai band yang keren. Yen menyebut rekomedasi ini ia peroleh dari gitaris band Elephant Gym, Tell Chang (張凱翔). 

Kepada CNA, Chang menyebut The Melting Minds menarik karena melodi mereka sangat mudah diingat. Namun, melalui ritme dan melodi yang aneh sekaligus menarik, mereka membawa penonton masuk ke dunia asing yang ada dalam musik mereka.

“Senar gitar mereka tidak menggunakan tuning standar. Suara yang sedikit fals, tetapi justru sangat enak didengar, benar-benar melampaui imajinasi,” kata Chang.

(Oleh: Muhammad Irfan)

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.