Maskapai Taiwan akan naikkan biaya tambahan bahan bakar internasional mulai 7 September

02/09/2026 19:10(Diperbaharui 02/09/2026 19:10)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pesawat EVA Air dan Starlux Airlines terlihat di Bandara Internasional Taoyuan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Pesawat EVA Air dan Starlux Airlines terlihat di Bandara Internasional Taoyuan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 2 Sep. (CNA) Maskapai penerbangan Taiwan akan menaikkan biaya tambahan bahan bakar pada penerbangan penumpang internasional mulai 7 September karena harga bahan bakar penerbangan yang lebih tinggi, kata Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (CAA) hari Selasa (1/9).

Biaya tambahan tersebut akan dinaikkan menjadi US$32,50 (Rp577.260) dari biaya tambahan US$30 pada bulan Agustus untuk rute jarak pendek dan menjadi US$84,50 dari sebelumnya US$78, menurut CAA.

Biaya tambahan bahan bakar telah berfluktuasi di tengah volatilitas harga minyak mentah internasional sejak Amerika Serikat dan Israel menyerang Iran pada akhir Februari.

Sebelum perang, biaya tambahan tersebut adalah US$17,50 untuk rute jarak pendek dan US$45,50 untuk rute jarak jauh, namun melonjak menjadi US$45 dan US$117, masing-masing pada bulan April dan Mei.

Biaya tersebut kemudian turun seiring meredanya harga minyak mentah internasional, namun kembali naik dalam dua bulan terakhir.

Rute jarak pendek mencakup tujuan di Asia, kecuali India dan Timur Tengah, sementara rute jarak jauh mencakup Eropa, Amerika, Afrika, Oseania, Antarktika, India, dan Timur Tengah.

Mekanisme biaya tambahan bahan bakar Taiwan, yang didirikan oleh CAA dan maskapai lokal pada tahun 2005, didasarkan pada harga acuan bahan bakar aviasi internasional yang diumumkan oleh perusahaan minyak dan gas milik negara CPC Corp., Taiwan.

Berdasarkan mekanisme tersebut, tidak ada biaya tambahan yang dikenakan ketika harga acuan di bawah US$40 per barel. Biaya tambahan mulai dikenakan ketika harga mencapai US$40 namun tetap di bawah US$50, yaitu US$5 untuk rute jarak pendek dan US$13 untuk rute jarak jauh.

Untuk setiap kenaikan tambahan US$10 pada harga acuan, biaya tambahan naik sebesar US$2,50 untuk rute jarak pendek dan US$6,50 untuk rute jarak jauh.

CAA mengatakan harga acuan bahan bakar aviasi internasional CPC saat ini berada di angka US$156,79 per barel.

(Oleh Yu Hsiao-han, Lee Hsin-Yin, dan Jennifer Aurelia) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.