Taipei, 7 Sep. (CNA) Edisi kedua latihan tempur tingkat brigade Angkatan Darat secara nasional bulan depan akan berlangsung selama sepuluh hari, bukan tujuh hari, kata sebuah sumber militer pada Minggu (6/9).
Menurut sumber yang berbicara dengan syarat anonim, Latihan Lu Sheng (陸勝) tahun ini akan melibatkan Brigade Infanteri Mekanis 269 yang berbasis di Taoyuan dan Brigade Gabungan 564 yang berbasis di Kaohsiung, serta akan berlangsung dari 14 hingga 23 Oktober.
Seperti edisi perdana pada tahun 2025, latihan tahun ini akan berfokus pada pengujian kesiapan tempur 24 jam, operasi komando dan kendali yang tersebar, skenario perang yang tidak terduga dan realistis, serta aturan pelibatan (ROE) untuk menilai kemampuan pertahanan dua unit tempur utama jika terjadi invasi Tiongkok, kata sumber tersebut.
Latihan Lu Sheng tahun lalu berlangsung selama tujuh hari enam malam, sementara latihan tahun ini diperpanjang menjadi sembilan malam dan 10 hari, tambah sumber tersebut.
Fitur utama lain dari Lu Sheng adalah penggunaan Team Awareness Kit (TAK) yang dikembangkan AS, yang memungkinkan komandan Angkatan Darat melacak pasukan sendiri, menandai unit musuh, dan menerima pembaruan secara real-time.
Angkatan Darat juga menggunakan sistem "nilai daya tembak" baru selama latihan untuk menilai efektivitas tempur dari berbagai unit militer atau sistem senjata, menurut sumber tersebut.
Su Tzu-yun (蘇紫雲), peneliti di Institute for National Defense and Security Research (INDSR) yang didanai pemerintah, mengatakan kepada CNA bahwa "nilai daya tembak" adalah metrik dasar yang digunakan selama latihan militer atau permainan perang di atas meja, mirip dengan rata-rata pukulan seorang pemukul atau rata-rata lari yang diperoleh seorang pelempar dalam bisbol.
Dengan menggunakan sistem ini, Angkatan Darat dapat menghitung brigade mana yang memiliki keunggulan dalam konfrontasi antar kekuatan berdasarkan faktor-faktor seperti jarak, kekuatan pasukan, dan perlengkapan militer, kata Su.
Peneliti INDSR lainnya, Shu Hsiao-huang (舒孝煌), mengatakan kepada CNA bahwa latihan Lu Sheng antar kekuatan ini akan memudahkan Angkatan Darat untuk mengidentifikasi potensi kerentanan di setiap brigade, termasuk dalam integrasi dukungan tembakan, akuisisi target, dan logistik, serta melakukan penyesuaian yang diperlukan.
Lu Sheng pertama kali diadakan pada tahun 2025, ketika Angkatan Darat mengintegrasikan latihan tingkat brigade regional menjadi satu latihan tunggal.
Sebelumnya, latihan tingkat brigade diadakan dengan nama Chang Ching (長青) di Taiwan tengah, Chang Tai (長泰) di Taiwan utara, dan Chang Sheng (長勝) di Taiwan selatan.
Selesai/ja