CDC: Klaster demam berdarah di rumah sakit Kaohsiung terkait dengan kasus impor

17/06/2026 10:56(Diperbaharui 17/06/2026 10:56)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kaohsiung Municipal Min-Sheng Hospital. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Kaohsiung Municipal Min-Sheng Hospital. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 17 Juni (CNA) Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan hari Selasa (16/6) mengatakan klaster demam berdarah di Kaohsiung Municipal Min-Sheng Hospital telah dikonfirmasi terkait dengan kasus impor dari Vietnam.

Klaster demam berdarah lokal muncul di Rumah Sakit Min-Sheng setelah lima pasien rawat inap dinyatakan positif demam berdarah pada 12 Juni.

Dalam pengarahan mingguan, CDC mengatakan bahwa pengurutan genetik menunjukkan semua infeksi dalam klaster tersebut cocok dengan kasus impor yang dilaporkan bulan ini. Hingga Senin, jumlah kasus dalam klaster ini mencapai enam, tanpa ada infeksi baru yang dilaporkan.

Juru bicara CDC, Tseng Shu-hui (曾淑慧) mengatakan kasus impor tersebut adalah seorang individu yang kembali dari Vietnam pada 1 Juni setelah mengunjungi kerabat dan terdeteksi melalui pemeriksaan demam di bandara sebelum kemudian dinyatakan positif melalui tes reaksi berantai polimerase (PCR).

Pasien tersebut dirawat di Rumah Sakit Min-Sheng dari 1-11 Juni dan tinggal di kamar yang tepat berseberangan dengan bangsal kasus lokal berikutnya, sehingga pihak berwenang mengidentifikasi kasus impor tersebut sebagai sumber yang paling mungkin dari klaster tersebut.

Tseng mengatakan bahwa departemen kesehatan Kaohsiung sejak itu telah memperluas pemeriksaan ke lebih dari 1.400 orang di rumah sakit, termasuk staf, pasien rawat inap, dan mereka yang baru saja dipulangkan.

Saat ini belum ada bukti penularan komunitas yang lebih luas, dan pemantauan akan terus dilakukan hingga 12 Juli, katanya, menekankan bahwa karena demam berdarah adalah penyakit yang ditularkan melalui nyamuk dan tidak menular dari orang ke orang, pencegahan nyamuk tetap menjadi langkah paling penting.

Menurut data CDC, Taiwan telah mencatat 75 kasus demam berdarah yang dikonfirmasi sejauh tahun ini, termasuk tujuh infeksi yang didapat secara lokal, semuanya di Kaohsiung. Sisanya, 68 kasus merupakan kasus impor, terutama dari Asia Tenggara dan Selatan.

CDC mengimbau masyarakat untuk rutin memeriksa lingkungan sekitar dan menghilangkan genangan air untuk mencegah perkembangbiakan nyamuk, dengan mengatakan menghilangkan tempat berkembang biak adalah kunci untuk mengurangi risiko demam berdarah dan penyakit lain yang ditularkan melalui nyamuk.

(Oleh Shen Pei-yao, Ko Lin, dan Miralux) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.