Klub futsal diaspora Indonesia amankan 1 poin di pembukaan putaran kedua liga profesional Taiwan

16/06/2026 12:15(Diperbaharui 16/06/2026 13:03)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Skuad BTN FC di pekan pembukaan putaran kedua FF1 pada akhir pekan. (Sumber Foto : BTN FC)
Skuad BTN FC di pekan pembukaan putaran kedua FF1 pada akhir pekan. (Sumber Foto : BTN FC)

Taipei, 15 Jun. (CNA) BTN FC, klub futsal mahasiswa dan pekerja migran Indonesia, mengamankan satu poin di pembukaan putaran kedua liga profesional Taiwan Formosa Futsal One (FF1) di Puzih Gymnasium Kabupaten Chiayi pada Sabtu (13/6) dan Minggu.

Pada Sabtu, BTN FC berhasil menahan imbang Taichung Traveler Futsal Club, yang menjadi juara kedua FF1 musim lalu, dengan skor 7-7, sebuah pencapaian mengingat mereka kalah 4-9 di pertemuan sebelumnya pada 22 Maret silam.

Untuk BTN FC, Muhammad Zulvikar Fernanda Faiz, Amad Jihad, Ravil Kalsah, Al Sumaini Mahdi Nabil Hussein, dan Islah Reftal masing-masing mencetak satu gol, sementara Yehuda Gagah Wicaksono mencatatkan brace.

Kepada CNA, Wakil Pemimpin BTN FC Yosua Tatak Wibawa mengatakan ia merasa pemain sudah mulai tenang dalam bermain, dan beberapa di antaranya mengaku cukup relaks dan percaya diri berlaga di putaran kedua.

Ia mengatakan permainan BTN FC cukup baik karena bisa menahan imbang peringkat ketiga klasemen sementara. Evaluasi ke depannya ada pada pertahanan, tambahnya.

(Sumber Foto : BTN FC)
(Sumber Foto : BTN FC)

Dalam pertandingan kontra Taoyuan FC pada Minggu, BTN FC harus menerima kekalahan 4-5, setelah imbang 3-3 di perjumpaan putaran pertama pada 25 April.

Gol BTN FC termasuk dari Rudi Adi Susanto serta hattrick oleh Mahdi yang berasal dari Yaman, satu dari empat pemain baru yang diperkenalkan di sepanjang jeda antarputaran sekaligus yang menjadi satu-satunya pemain non-Indonesia di tim.

Yosua mengatakan bahwa pada menit awal Taoyuan FC memberikan tekanan dan permainan cukup keras, sehingga membuat BTN FC cukup tertekan. Beruntung, ada pemain baru yang sangat membantu, ujarnya.

"Walaupun kami kalah, saya rasa permainan kami sudah cukup bagus, dan percaya diri dibanding saat putaran pertama," kata Yosua, seraya mencatat laga ini mencerminkan perlunya evaluasi pertahanan dan mental di tengah tekanan tim lawan.

Hasil kedua pertandingan ini membuat BTN FC masih menjadi juru kunci FF1 yang diikutsertai tujuh tim dengan perolehan dua poin, terpaut tiga poin dari Taoyuan FC di peringkat keenam. Juara bertahan Taipei Leopards bertengger di puncak klasemen dengan 25 poin.

Di samping sejumlah pemain baru, BTN FC telah mengumumkan Andri Darmawansyah sebagai pelatih kepala anyar. Manajer BTN FC Riska Saputra mengatakan Ari Faisal Munir meninggalkan tampuk kepelatihan karena ingin fokus ke keluarga.

Harapannya dalam mendatangkan amunisi-amunisi baru ini adalah untuk mencapai target mendulang lebih banyak poin, kata Riska kepada CNA.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.