Presiden Lai: Taiwan akan ubah pasar modalnya menjadi Nasdaq Asia

07/06/2026 10:16(Diperbaharui 07/06/2026 10:16)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Presiden Lai Ching-te. Foto arsip CNA
Presiden Lai Ching-te. Foto arsip CNA

Taipei, 7 Jun. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) mengatakan bahwa Taiwan bertujuan untuk mengubah pasar modalnya menjadi setara dengan pasar Nasdaq yang berfokus pada teknologi di Asia, sehingga startup dari seluruh dunia dapat menggalang dana di negara tersebut dan mencari peluang untuk bekerja sama dengan rekan-rekan mereka di Taiwan.

Dalam sebuah wawancara dengan Taiwan Television (TTV) dan Unique Satellite TV yang ditayangkan Jumat (5/6)  malam, Lai mengatakan bahwa Taiwan dalam beberapa tahun terakhir telah melonggarkan berbagai aturan terkait pasar modal lokal untuk memenuhi standar penggalangan dana internasional.

CNA video

Aturan yang dilonggarkan tersebut mencakup perdagangan odd-lot, yang memungkinkan pembelian saham dalam jumlah kurang dari satu lot standar sebanyak 1.000 lembar dan membuat saham berharga tinggi lebih mudah diakses, serta perdagangan harian (day trading), yang memungkinkan trader membeli lalu menjual atau menjual lalu membeli saham yang sama dalam satu sesi, menurut Lai.

Taiwan, sebagai pulau teknologi yang terkenal, memiliki ekosistem AI paling komprehensif di dunia, yang menjadi keunggulan lain bagi negara ini dalam menarik perusahaan teknologi asing yang mencari pendanaan, tambah Lai.

Saat ini, Taiwan merupakan pasar saham terbesar kelima di dunia berdasarkan nilai pasar, dengan likuiditas yang sangat besar, kata Lai, dan rantai pasokan AI yang kuat diharapkan membuat Taiwan lebih berpeluang dibanding Korea Selatan, Jepang, Singapura, Tiongkok, dan Hong Kong untuk menjadi Nasdaq Asia dan menjadi pusat bagi startup asing untuk mencari dana.

Mengingat upaya yang dilakukan untuk membangun lingkungan investasi yang kondusif bagi startup yang ingin menggalang dana di Taiwan, perusahaan teknologi ini juga memiliki kesempatan untuk bekerja sama dengan rantai pasokan Taiwan guna mengembangkan dan meluncurkan produk serta mengujinya di pasar, tambah Lai.

Dengan semakin banyak perusahaan teknologi asing yang datang ke Taiwan untuk menggalang dana, pasar modal lokal juga akan tumbuh, kata Lai, seraya menambahkan bahwa pasar modal lokal yang lebih kuat diharapkan dapat membantu usaha kecil dan menengah lokal bahkan usaha mikro untuk menggalang dana, melalui efek sinergis.

Oleh karena itu, upaya untuk membangun pasar Nasdaq Asia di Taiwan sangat diperlukan bagi pertumbuhan negara ini, menurut Lai.

Taiwan sudah dilindungi oleh "silicon shield" dan pengembangan AI-nya diharapkan dapat memungkinkan lebih banyak industri menjadi pelindung tambahan untuk melindungi negara, tambah presiden.

(Oleh Wang Yang-yu, Frances Huang, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.