Berkendara di bawah pengaruh narkoba diduga jadi sebab kecelakaan maut Taichung dan Taoyuan

12/06/2026 15:27(Diperbaharui 12/06/2026 15:27)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Foto hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Foto hanya untuk tujuan ilustrasi. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 12 Jun. (CNA) Mengemudi di bawah pengaruh obat-obatan terlarang diduga menjadi penyebab dua kecelakaan mobil maut yang terjadi secara terpisah di Taichung dan Taoyuan pada Kamis (12/6) malam, kata pihak berwenang hari Jumat.

Kasus pertama terjadi di Jalan Zhonghua, Bagian 1, Distrik Wuqi, Taichung, yang menewaskan dua orang dan melukai satu orang lainnya, menurut Kantor Polisi Qingshui di bawah Biro Kepolisian Kota Taichung.

Dalam sebuah pernyataan, kantor polisi mengatakan bahwa seorang pengemudi bermarga Hsu (許) (29), yang mengendarai sedan empat pintu menabrak pohon, diduga telah mengonsumsi ketamin.

Saat kecelakaan, Hsu terlempar keluar dari kendaraan, sementara dua penumpangnya yang berusia 18 tahun, keduanya bermarga Chen (陳), terjebak di dalam mobil.

Hsu tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat petugas pertama tiba di lokasi, sementara salah satu penumpang juga tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan saat tiba di rumah sakit.

Meskipun penumpang lainnya mengalami luka lecet, kepolisian mengatakan ia sadar saat diselamatkan dan saat ini sedang dalam pengawasan di rumah sakit.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas, Hsu diduga sedang balapan dengan mobil lain, kata kepolisian, seraya menambahkan bahwa pemilik mobil kedua telah diidentifikasi.

Kantor polisi tersebut menambahkan bahwa sampel yang dikumpulkan di lokasi kecelakaan termasuk bubuk putih tak dikenal, yang menurut analisis awal adalah ketamin.

Selain itu, sampel air liur dari penumpang yang selamat juga dinyatakan positif mengandung ketamin.

Dalam kasus lainnya, Kantor Kejaksaan Distrik Taoyuan mengatakan seorang pengemudi yang diduga telah menggunakan amfetamin menabrak dua pejalan kaki hingga tewas saat dikejar polisi pada Kamis malam.

Pengemudi bermarga Chang (張) (30) itu kemudian meninggal di rumah sakit pada hari Jumat.

Kantor kejaksaan menjelaskan bahwa Chang melarikan diri dari pemeriksaan lalu lintas di Jalan Chunri, Distrik Taoyuan.

Petugas kepolisian kemudian mengejar Chang selama sekitar 6 kilometer sebelum mobil Chang keluar dari jalan di dekat Min-Sheng General Hospital.

Kendaraan Chang kemudian menabrak dua pria, Hou (侯) (60) dan Yeh (葉) (65), yang keduanya sedang menunggu di lampu merah.

Kedua korban mengalami luka robek parah di kepala, patah tulang terbuka di anggota tubuh serta tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan di lokasi. Upaya resusitasi gagal dilakukan.

Menurut kejaksaan Taoyuan, sampel urin yang diambil dari Chang dinyatakan positif mengandung amfetamin.

(Oleh Chao Li-yen, James Lo, dan Muhammad Irfan)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.