Pendapatan Dana Stabilisasi Ketenagakerjaan diprediksi akan naik NT$1 miliar karena lonjakan pekerja migran

05/05/2026 18:03(Diperbaharui 05/05/2026 18:03)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 5 Mei (CNA) Pendapatan Dana Stabilisasi Ketenagakerjaan tahun depan diperkirakan meningkat sebesar NT$1 miliar (Rp551 miliar), diduga berkaitan dengan meningkatnya jumlah pekerja migran yang datang ke Taiwan, kata seorang pejabat Kementerian Ketenagakerjaan (MOL).

Pertemuan Komite Dana Stabilisasi Ketenagakerjaan MOL baru-baru ini menyetujui usulan rencana tahun 2027 dari berbagai unit, yang mencakup pendapatan NT$26.302.975.000 dan pengeluaran NT$23.450.162.000, naik dari tahun ini yang masing-masing sekitar NT$25,2 miliar dan NT$22,7 miliar.

Pejabat Direktorat Jenderal Pengembangan Tenaga Kerja (WDA) MOL Hou Sung-yen (侯松延) mengatakan kepada CNA bahwa peningkatan pendapatan terutama disebabkan pelonggaran kebijakan pekerja migran, dengan jumlah mereka di sektor rumah tangga dan manufaktur meningkat.

Hal ini membuat Dana Stabilisasi Ketenagakerjaan yang dibayarkan setiap bulan oleh pemberi kerja yang mempekerjakan pekerja migran juga meningkat, dengan estimasi kenaikan sebesar NT$1 miliar, menurut Hou.

Untuk pengeluaran, yang meningkat sebesar NT$785 juta, Hou menjelaskan bahwa NT$475 juta digunakan untuk subsidi pemerintah daerah dalam layanan perawatan jangka pendek, dan NT$176 juta untuk subsidi Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) dalam jasa pengasuhan sementara.

Hou mengatakan hal ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak dukungan bagi pemberi kerja rumah tangga.

Kementerian juga menjelaskan bahwa penggunaan Dana Stabilisasi Ketenagakerjaan untuk program peningkatan kesempatan kerja bagi warga Taiwan mencakup 61,64 persen dari total anggaran.

Ini, kata MOL, termasuk peningkatan pelatihan kejuruan dan layanan informasi pekerjaan, operasional pusat layanan ketenagakerjaan, program untuk penyandang disabilitas, insentif pengerjaan kembali bagi perempuan, serta penyelenggaraan sertifikasi dan kompetisi keterampilan.

Untuk peningkatan kesejahteraan pekerja, alokasinya mencapai 1,71 persen dari total anggaran, termasuk subsidi program kesetaraan gender di tempat kerja, pendidikan ketenagakerjaan, perlindungan terhadap pemutusan hubungan kerja massal, serta bantuan hidup bagi anak pekerja yang menganggur, menurut MOL.

Sementara itu, penanganan urusan tenaga kerja asing mencaplok 20,04 persen, termasuk subsidi pemerintah daerah untuk layanan perawatan pengganti jangka pendek serta subsidi MOHW untuk memperluas program pengasuhan sementara bagi keluarga yang mempekerjakan perawat migran, kata MOL.

Dana Stabilisasi Ketenagakerjaan terdiri dari biaya stabilisasi ketenagakerjaan bulanan yang dibayar pemberi kerja pekerja migran di sektor tertentu, dan dimaksudkan untuk mendanai kebijakan dan langkah-langkah untuk mengurangi dampak negatif perekrutan tenaga kerja asing terhadap pekerja lokal di pasar kerja Taiwan.

(Oleh Elly Wu dan Jason Cahyadi)

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.