Kaohsiung, 7 Apr. (CNA) Setidaknya 12 dari 140 orang yang jatuh sakit setelah makan lumpia dari sebuah kios makanan di Kaohsiung dinyatakan positif salmonella, kata Departemen Kesehatan kota tersebut dalam sebuah pernyataan pada Senin (6/4).
Dalam kasus dugaan keracunan makanan yang telah menyebabkan penjual makanan didenda NT$1,44 juta (Rp767 juta), departemen tersebut mengatakan Chang Gung Memorial Hospital Kaohsiung melaporkan telah menerima beberapa pasien pada Sabtu dan Minggu, dan hingga Senin, 12 di antaranya telah dinyatakan positif salmonella.
Hingga pukul 16.00 hari Senin, 140 orang telah mencari pengobatan di sepuluh rumah sakit di seluruh kota setelah makan lumpia dari kios Pasar Zhengyi di Distrik Lingya, menurut departemen tersebut.
Sebanyak 31 orang masih dirawat di rumah sakit, 18 berada di ruang gawat darurat, dan 91 orang telah dirawat dan dipulangkan, kata departemen tersebut pada Senin.
Tidak ada informasi yang tersedia mengenai berapa banyak pasien yang dirawat di Rumah Sakit Memorial Chang Gung Kaohsiung, sehingga tidak jelas berapa persentase yang dinyatakan positif salmonella.
Departemen tersebut mengatakan mereka telah mengambil sampel bahan-bahan dari kios tersebut untuk melihat apakah ada yang terkontaminasi, tetapi hasil tesnya belum diterima.
Sementara itu, Departemen Kesehatan kembali mendenda penjual tersebut sebesar NT$1,08 juta setelah sebelumnya menjatuhkan denda awal sebesar NT$360.000, dengan alasan pelanggaran Undang-Undang Pengelolaan Keamanan dan Sanitasi Pangan.
Baca juga: Pedagang lumpia Kaohsiung didenda dan diproses hukum pasca keracunan pembeli
Departemen tersebut mengatakan bahwa berdasarkan penilaian epidemiologis yang komprehensif terhadap riwayat medis, catatan konsumsi makanan, dan beberapa hasil tes awal pasien, serta deteksi bakteri patogen, "kasus ini telah ditetapkan sebagai keracunan makanan".
Penjual hari Minggu diperintahkan untuk menghentikan operasional selama tujuh hari karena dianggap menimbulkan risiko signifikan terhadap keamanan pangan, dan kejaksaan setempat juga telah mulai menyelidiki kasus ini untuk kemungkinan tindak pidana.
Masalah ini pertama kali terungkap pada Sabtu setelah seorang pelanggan memposting di media sosial bahwa enam anggota keluarganya mulai mengalami sakit perut, diare, dan gejala gastrointestinal lainnya dalam waktu empat jam setelah makan lumpia dari sebuah kios di Pasar Zhengyi.
Salmonella adalah bakteri yang menyebabkan penyakit saluran pencernaan dan demam.
Selesai/JC