Taipei, 5 Apr. (CNA) F4, grup vokal Taiwan yang populer karena serial "Meteor Garden" (流星花園), tampaknya masih punya pamor di Indonesia, terlihat dari antusiasme penonton yang berburu tiket konsernya di Jakarta pada Mei meski hanya tiga dari empat personelnya yang akan tampil dalam formasi anyar sebagai F✦FOREVER.
Seperti dilaporkan sebelumnya, tiket konser F✦FOREVER -- yang diisi anggota F4 Jerry Yan (言承旭), Van Ness Wu (吳建豪), dan Vic Chou (周渝民) serta vokalis grup musik Mayday Ashin (阿信) -- di Indonesia Arena pada 29 dan 30 Mei ini langsung ludes tidak lama setelah penjualannya dibuka pada Sabtu (4/4) pagi.
Baca juga: Tiket konser F✦FOREVER di Indonesia ludes di hari pembukaan penjualan
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi lebih lanjut dari Color Asia Live selaku promotor apakah akan ada pertunjukan hari ketiga, melihat tingginya animo penggemar grup F4 yang populer sejak era 2000-an. Namun, mereka sempat menanyakan di akun Instagramnya, "Haruskah kami membuka hari ketiga???"
Berdasarkan pantauan CNA di laman sosial media Instagram Color Asia Live, banyak akun yang mengaku tak kebagian tiket karena proses antrean daring yang panjang. Beberapa di antaranya mencoba peruntungan dengan mencari karcis di kolom komentar, dan sebagian lagi meminta penyelenggara menambah hari pertunjukan.
Dari hiruk-pikuk ini, Wina Setyawatie, seorang penggemar Yan dan kawan-kawan asal Jakarta menjadi salah satu dari ribuan orang yang akhirnya berhasil mendapatkan tiket pertunjukan di penghujung Mei nanti. Ia memesan empat karcis di zona "Gold" untuk dirinya dan tiga temannya.
Menurut Wina, ini kali pertama dia melakukan war tiket untuk konser. Tak ada strategi matang, ia dan kawan-kawannya hanya berupaya mengamankan tiket bersama, siapa tahu mereka berhasil. Namun, dari lingkaran ini, hanya dirinya yang berhasil mendapatkan tiket pertunjukan F✦FOREVER tersebut.
"Langsung aku pesan empat, karena maksimal kan sepuluh ya?" kata Wina dalam wawancara bersama CNA.
Wina sudah siaga di depan gawainya saat tiket dibuka pada Sabtu pukul 10.00 WIB. Dalam hitungan detik, ia mulai berupaya memesan tiket di zona "Gold" yang ia incar. Ia tak memungkiri saat dirinya masuk di menit-menit awal itu, daftar tunggunya sudah mencapai 10 ribu antrean.
"Pokoknya jam 09.59 WIB langsung pencet, dan dalam 10 menit itu antrean sudah 10 ribu. Di situs penjualan Loket, kurang dari sepuluh menit, tiket untuk zona 'Gold' ini aku lihat sudah habis," kata Wina. Harga zona "Gold" sendiri dibanderol dengan harga Rp2,1 juta, di luar pajak pemerintah dan biaya administrasi 20 persen.
Menurut Wina, ini akan jadi kali pertama ia dan teman-temannya menonton Yan, Chou, dan Wu, yang ia kenal lewat serial "Meteor Garden" di masa sekolah dulu.
Wina menyebut, saat para personel F4 mampir ke Indonesia di 2003, saat itu ia masih duduk di bangku sekolah dan belum punya penghasilan sendiri untuk membeli tiket konsernya. Kini, ia tak mau menyia-nyiakan kesempatan kedua ini.
Dari keempat personel F4, saat itu Wina menggemari sosok Wu. Namun, kini ia berpaling ke Yan -- pemeran tokoh pria utama di serial "Meteor Garden" Dao Ming Si (道明寺) -- yang ia nilai awet muda meski sudah berusia 40 tahun.
"Kalau lagu-lagunya pasti yang dihafal yang ada di soundtrack lah ya. Walaupun enggak tahu pelafalannya benar atau tidak," kata Wina yang berprofesi sebagai penulis ini.
Di sisi lain, Color Asia Live hari Minggu juga mengimbau penggemar F✦FOREVER untuk waspada terhadap potensi penjualan tiket palsu. Menurut mereka, "Banyak penonton telah menjadi korban penipuan" setelah membeli karcis dari calo, penjual tidak resmi, atau penjual tangan kedua yang tidak terverifikasi.
"Jangan biarkan impian anda menonton Forever 1st World Tour Live in Indonesia gagal karena tiket palsu!" kata sang promotor. "Hanya ada SATU cara aman: Beli HANYA dari platform resmi! Amankan tiket Anda di: @ColorAsiaLive & Loket.com."
Tanggal konser F4 dimajukan
Sementara itu, sehari sebelum penjualan tiket dibuka, Color Asia Live mengubah tanggal pertunjukan F✦FOREVER di Jakarta dari yang semula 30-31 Mei kini menjadi 29-30 Mei, tetap bertempat di Indonesia Arena, Jakarta, pukul 19.00 WIB.
Dalam siaran persnya, Managing Director Color Asia Live, David Ananda mengungkap alasan dimajukannya tanggal konser adalah karena skala dan kerumitan teknis produksi panggung yang masif, serta terbatasnya waktu yang tersedia untuk proses pembongkaran dan serah terima lokasi yang tidak memungkinkan untuk diselesaikan sesuai jadwal semula.
"Keputusan untuk menggeser tanggal pertunjukan ini terpaksa diambil demi memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan lancar, aman, dan memenuhi standar kualitas produksi yang diharapkan serta demi kenyamanan penggemar yang akan menonton konsernya nanti," kata David seraya meminta maaf atas perubahan tanggal konser tersebut.
Mengulang antusiasme 2003
Antusiasme publik Indonesia pada Yan dan kawan-kawan sudah dibangun sejak 2000-an ketika serialnya tayang di kanal TV swasta di Indonesia.
Saat nama mereka sedang melambung, kelompok yang saat itu diisi juga oleh Ken Chu (朱孝天) ini tampil di Indonesia dan menyedot sekitar 60 ribu penggemar dalam konser yang digelar dua hari dengan masing-masing berdurasi lebih dari dua jam, menurut laporan Liputan6 pada 2003.
Dalam arsip berita tersebut, saking besarnya animo penonton saat itu, beberapa penggemar dikabarkan sempat pingsan karena berdesak-desakan. Bahkan keramaian yang disebabkan F4 tidak hanya terjadi saat mereka tampil.
Dalam konferensi pers sebelum konser, ratusan penggemar, yang sebagian besar perempuan, memenuhi hotel dan bahkan ada yang telah menunggu sejak pagi. Mereka datang tak hanya dari ibu kota, tetapi dari Bandung, Jawa Barat, dan Surabaya, Jawa Timur, dilaporkan Liputan6 pada 2003.
Dalam penelitian pakar kajian budaya dan media dari Universitas Airlangga, Rachmah Ida bertajuk Consuming Taiwanese Boys Culture (2008), untuk tur konser mereka, dilaporkan bahwa 70.000 tiket terjual, dengan harga mulai dari Rp500.000 hingga Rp2.000.000 rupiah untuk VVIP. Puluhan kursi VVIP juga dipesan untuk keluarga mantan Presiden Megawati Sukarnoputri dan Wakil Presiden Hamzah Haz.
Rachmah menulis, "Meteor Garden" yang dibintangi empat personel F4 digemari karena drama ini menampilkan sosok pahlawan pria yang ideal termasuk norma-norma yang terkandung dan dipromosikan dalam produksi drama Taiwan tersebut memiliki 'kesamaan budaya' dengan keadaan sosial-budaya penonton Indonesia saat itu.
Plotnya juga cukup sederhana yakni kehidupan cinta empat pria muda kaya dari F4 dan seorang mahasiswi miskin tetapi menarik perhatian banyak pria, San Cai (杉菜) yang diperankan oleh mendiang Barbie Hsu (徐熙媛), menurut Rachmah.
Kini, setelah lebih dari 20 tahun, meski tidak tampil bersama Chu, trio Yan, Wu, dan Chou nampaknya masih memantik nostalgia banyak penggemarnya di awal milenium ketiga itu.
Selesai/JC