Taipei, 4 Apr. (CNA) Hujan lebat telah menyebabkan banjir hingga terganggunya layanan kereta api dan penerbangan di Taiwan barat pada Sabtu (4/4) pagi, menurut pihak berwenang.
Taiwan Railway Corp. (TRC) mengatakan air banjir merendam rel di Miaoli dan Zhunan di Taiwan utara, menyebabkan beberapa kereta harus diputar balik.
Banjir juga menyebabkan batu-batu jatuh di pintu masuk terowongan di sisi timur rel antara Zhunan dan Miaoli, dan operator telah membentuk satuan tugas darurat untuk menangani masalah tersebut, kata TRC.
Menurut TRC, layanan lalu lintas antara Dashan dan Houlong sempat dihentikan juga karena banjir, tetapi operasi di sisi barat rel telah kembali normal sekitar pukul 07.10 saat air banjir mulai surut.
Namun, lalu lintas di sisi timur rel antara kedua stasiun tersebut masih terdampak hingga siang, dengan kelajuan yang melambat, menurut perusahaan tersebut.
Selain itu, layanan kereta antara Hengshan dan Jiuzantou di jalur Neiwan di Hsinchu juga ditangguhkan, karena rel terendam air banjir, kata TRC.
Sementara itu, Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil (CAA) mengatakan badai petir telah menyebabkan penghentian operasi darat di Bandara Internasional Taichung sejak pukul 08.16 pagi Sabtu, memperingatkan bahwa pendaratan dan lepas landas beberapa penerbangan bisa tertunda.
CAA mengimbau masyarakat untuk memeriksa situs web bandara serta pengumuman dan siaran di dalam bandara untuk informasi terbaru.
Selain itu, banjir juga memengaruhi dua rumah di Kota Hsinchu dan merendam sebuah terowongan bawah tanah, menyebabkan pohon tumbang, dengan curah hujan mencapai 50,5 milimeter per jam. Pemerintah kota menerima beberapa laporan tentang kerusakan akibat banjir pada Sabtu pagi.
Di Kabupaten Hsinchu, otoritas melaporkan tanah longsor, pohon tumbang, hingga banjir di jalanan daerah pegunungan. Bupati Yang Wen-ke (楊文科) mengatakan petugas telah dikerahkan untuk melakukan perbaikan.
Sejumlah warga juga dilaporkan terjebak akibat permukaan yang naik, dengan pemadam kebakaran kabupaten telah menyelamatkan sepuluh di antaranya.
Kabupaten Miaoli juga melaporkan banjir di sekitar pembangkit listrik Tongxiao, dengan beberapa jalan dan terowongan bawah tanah ditutup akibat banjir. Masyarakat terpaksa mengubah rute perjalanan.
Seiring dengan itu, otoritas Miaoli mengatakan mereka telah mengaktifkan mekanisme tanggap darurat yang mengharuskan personel dari departemen terkait bekerja dan mengerahkan peralatan untuk bantuan bencana. Perbaikan dilaporkan sedang dilakukan di beberapa jalan yang terblokir.
Di tengah hujan, kecelakaan juga terjadi di kilometer 150 Jalan Tol Nasional No. 3 arah utara, di mana sebuah mobil penumpang diduga kehilangan kendali karena alasan yang tidak diketahui dan menabrak pembatas jalan bagian luar, menyebabkan dua penumpang tewas sementara pengemudinya terluka, menurut otoritas.
Hingga Sabtu siang, Direktorat Jenderal Cuaca Pusat masih memasang peringatan hujan deras dengan tingkatan yang beragam untuk sejumlah daerah di Taiwan barat.
Data menunjukkan bahwa curah hujan kumulatif di RT Dahe, Desa Sanwan, Miaoli telah mencapai 354 milimeter, dan di Desa Beipu, Hsinchu 283 milimeter, menurut CWA.
CWA mengingatkan masyarakat bahwa fron cuaca yang menyebabkan serangkaian hujan lebat ini bergerak ke selatan, dan daerah Kabupaten Changhua, Kaohsiung, dan Kabupaten Pingtung harus waspada.
(Oleh Yu Hsiao-han, Frances Huang, Lu Kang-chun, Kuan Jui-ping, Elly Wu, dan Jason Cahyadi)
>Versi Bahasa Inggris
Selesai/