Taipei, 29 Mar. (CNA) Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA) hari Sabtu (28/3) mengonfirmasi sebuah kapal perikanan Taiwan dengan empat anak buah kapal (ABK) migran Indonesia sedang bersandar di Kota Xiamen, Tiongkok, tetapi tidak berkomentar atas laporan bahwa kapal tersebut terlibat dalam aktivitas ilegal.
Menurut siaran pers CGA, kapal Da Jin Man No. 8 yang terdaftar di Penghu berangkat dari Pelabuhan Magong di Taiwan selatan pada siang hari tanggal 23 Maret dengan tujuh awak di dalamnya -- tiga warga Taiwan dan empat ABK Indonesia.
Kapal tersebut mematikan sistem identifikasi otomatis (AIS) tak lama setelah berangkat dan baru menyalakannya kembali sekitar pukul 2 pagi pada 25 Maret, kata CGA.
Pada saat itu, kapal berada sekitar 50 mil laut barat laut Penghu -- di perairan internasional 13 mil laut sebelah barat garis median Selat Taiwan -- dan sedang berlayar menuju Kota Xiamen di Tiongkok, menurut CGA.
CGA mengeluarkan siaran pers tersebut setelah Liberty Times melaporkan pada Jumat (27/3) bahwa kapal Taiwan itu tiba-tiba muncul di lepas pantai Xiamen dan telah dikawal masuk ke Pelabuhan Zhangzhou oleh kapal Penjaga Pantai Tiongkok.
Mengutip sumber di Tiongkok, laporan berita tersebut menyebutkan Da Jin Man No. 8 mungkin terlibat dalam penjualan bahan bakar ilegal kepada kapal penangkap ikan Tiongkok dan telah dicegat di laut oleh Penjaga Pantai Tiongkok.
Dalam siaran persnya pada Sabtu, CGA tidak menanggapi tuduhan tersebut, kecuali menyatakan bahwa pemilik kapal dan kerabat para kru tidak memiliki informasi mengenai situasi tersebut.
CGA mengatakan mereka akan terus memantau pergerakan kapal Taiwan tersebut melalui saluran terkait dan akan memberikan bantuan yang diperlukan.
CGA juga mengingatkan kapal-kapal Taiwan untuk selalu menyalakan AIS demi alasan keselamatan dan segera menghubungi saluran siaga "118" jika menghadapi keadaan darurat di laut, agar Penjaga Pantai Taiwan dapat merespons dengan cepat.
Juga pada Sabtu, Dewan Urusan Tiongkok Daratan Taiwan mengatakan informasi dari CGA menunjukkan bahwa kapal tersebut disita otoritas Tiongkok, tetapi para awaknya dalam keadaan selamat.
Selesai/ja