Taipei, 3 April (CNA) Seorang pelatih bisbol sekolah dasar di Taichung yang tahun lalu dinyatakan bersalah atas 90 pelanggaran seksual terhadap anak di bawah umur dan sebelumnya dijatuhi hukuman percobaan pada tahun 2004 karena melecehkan tiga anak, kembali didakwa pada hari Rabu (2/4).
Pria tersebut, bermarga Sung (松), didakwa atas tuduhan pemerkosaan, perbuatan cabul paksa, serta memproduksi dan menyimpan konten seksual eksplisit yang melibatkan anak di bawah umur, setelah jaksa mengidentifikasi 19 korban tambahan, semuanya berusia di bawah 14 tahun, menurut Kantor Kejaksaan Distrik Taichung.
Sung dinyatakan bersalah atas 90 pelanggaran seksual terhadap 32 anak di bawah umur pada Juli 2025 oleh Pengadilan Distrik Taichung dan dijatuhi hukuman penjara mulai dari tiga tahun enam bulan hingga delapan tahun enam bulan, dengan total hukuman yang belum ditentukan.
Pelanggaran tersebut termasuk tujuh tuduhan pelecehan seksual, 46 pelanggaran perbuatan cabul paksa, tiga tuduhan pelecehan cabul oportunistik, dan 34 kasus menyebabkan anak di bawah umur digambarkan dalam konten elektronik yang berhubungan dengan seks.
Cabang Taichung dari Pengadilan Tinggi Taiwan menguatkan putusan tersebut pada bulan November setelah banding diajukan.
Kasus ini terungkap ketika seorang orang tua mengajukan pengaduan pada Oktober 2024.
Sung sebelumnya telah dinyatakan bersalah karena melecehkan tiga anak laki-laki pada tahun 2004, namun ia dijatuhi hukuman dua tahun penjara yang ditangguhkan selama lima tahun, dengan alasan ia mengakui tuduhan tersebut dan mencapai kesepakatan dengan para korban.
Oleh karena itu, ia tidak menjalani hukuman penjara dan tidak dimasukkan dalam daftar pelaku kejahatan seksual oleh Kementerian Pendidikan, menurut dokumen pengadilan.
Menurut pihak berwenang, sekolah dasar di Taichung yang mempekerjakan Sung pada tahun 2018 gagal melakukan pemeriksaan latar belakang yang memadai.
Selesai/IF