KDEI lepas penerbangan langsung perdana Taipei-Manado

20/02/2026 16:15(Diperbaharui 20/02/2026 16:15)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pelepasan penerbangan perdana langsung dari Taipei ke Manado pada 14 Februari. (Sumber Foto : KDEI Taipei)
Pelepasan penerbangan perdana langsung dari Taipei ke Manado pada 14 Februari. (Sumber Foto : KDEI Taipei)

Taipei, 20 Feb. (CNA) Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taipei mengatakan mereka baru-baru ini melakukan pelepasan penerbangan langsung perdana dari Bandara Internasional Taoyuan ke Manado oleh maskapai TransNusa, dalam bentuk carter yang dipesan banyak wisatawan Taiwan.

Ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas udara serta mendorong pertumbuhan pariwisata antara Taiwan dan Indonesia, kata KDEI dalam sebuah unggahan Facebook pada 14 Februari.

Layanan penerbangan carter ini merupakan buah kerja sama antara TransNusa, Cocos Tour, dan Chan Sheng International Travel Service Co., serta didukung KDEI dan Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia, menurut unggahan itu.

KDEI menyebut kolaborasi lintas sektor ini mencerminkan sinergi konkret antara pemerintah dan pelaku industri dalam memperluas akses wisatawan Taiwan ke Indonesia.

Sebagian besar wisatawan Taiwan yang mengikuti penerbangan perdana ini merupakan keluarga yang ingin menghabiskan waktu libur Tahun Baru Imlek di Manado dan menikmati keindahan alam serta suasana tropis Sulawesi Utara, menurut KDEI.

Antusiasme para penumpang mencerminkan tingginya minat pasar Taiwan terhadap destinasi wisata Indonesia, kata kantor perwakilan Indonesia di Taiwan tersebut.

(Sumber Foto : KDEI Taipei)
(Sumber Foto : KDEI Taipei)

Wakil Kepala KDEI Johanes Andi Susanto yang hadir di pelepasan perdana mengatakan pihaknya mendukung inisiatif penerbangan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat konektivitas dan membuka akses yang lebih luas bagi wisatawan Taiwan ke Indonesia.

"Besar harapan kami agar kerja sama ini dapat berkelanjutan dan secara signifikan meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara asal Taiwan ke berbagai destinasi unggulan Indonesia," ujarnya.

Sementara itu, Kepala KDEI Arif Sulistyo mengatakan rute ini tidak hanya mempersingkat waktu tempuh, tetapi juga membuka peluang baru bagi peningkatan perdagangan, pariwisata, investasi, serta mobilitas pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat kedua wilayah, menurut siaran pers Kemenpar pada 15 Februari.

Arif menegaskan KDEI akan terus mendukung penguatan hubungan ekonomi Indonesia-Taiwan, termasuk melalui promosi pariwisata, perdagangan, investasi, industri serta kerja sama di berbagai sektor stategis.

"Kehadiran rute ini diharapkan dapat beroperasi secara berkelanjutan dan dapat terus ditingkatkan, baik dari frekuensi penerbangan maupun pengembangan rute baru lainnya," kata Arif.

Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini mengatakan bahwa "Konektivitas merupakan kunci dalam memperluas aksesibilitas dan meningkatkan daya saing destinasi unggulan di mata dunia, terlebih penerbangan langsung dari Taiwan ke Indonesia memang dinantikan."

"Penerbangan TransNusa diharapkan dapat menarik lebih banyak turis Taiwan dan internasional ke Indonesia secara berkelanjutan," kata Made.

Kementerian Pariwisata menyambut penerbangan perdana Taipei ke Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, 14 Februari. (Sumber Foto : Kementerian Pariwisata)
Kementerian Pariwisata menyambut penerbangan perdana Taipei ke Bandar Udara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, 14 Februari. (Sumber Foto : Kementerian Pariwisata)

Taiwan, kata Made, merupakan salah satu pasar potensial yang menunjukkan pertumbuhan dengan minat positif terhadap wisata alam dan minat khusus, seperti kesehatan dan kebugaran, kelautan, serta kuliner.

Manado dengan keindahan bawah lautnya menjadi destinasi yang amat disukai wisatawan Taiwan karena pesona alamnya yang luar biasa serta kemiripan budayanya, menurut Made.

Ia menjelaskan, Taiwan secara konsisten selalu berada pada 20 besar penyumbang kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia. Di sepanjang 2025, jumlahnya telah memberikan kontribusi sebesar 204.704 kunjungan, naik sebesar 11,65 persen dari periode yang sama pada tahun sebelumnya, ujarnya.

"Kehadiran rute penerbangan baru ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem pariwisata, membuka peluang investasi di sektor pariwisata, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal di Sulawesi Utara," ungkap Made.

Penerbangan carter langsung ini dijadwalkan beroperasi tiga kali, yaitu pada tanggal 14, 18, dan 22 Februari, dengan keberangkatan pertama ke Manado berhasil mendatangkan 134 wisatawan asal Taiwan, menurut KDEI.

Selama berada di Sulawesi Utara, para wisatawan Taiwan dijadwalkan menikmati berbagai destinasi unggulan yang telah dikemas dalam paket wisata, kata KDEI.

Ini termasuk eksplorasi keindahan bawah laut di Taman Nasional Bunaken melalui kegiatan menikmati panorama laut dan snorkeling, bersantai di Pasir Putih di tepi laut, petualangan arung jeram, serta menikmati pesta tuna khas daerah, kata KDEI.

Wisatawan juga dijadwalkan merasakan pengalaman eksklusif menginap di "salah satu resort terbaik" di Manado, berkunjung ke Pulau Bangka, serta mengikuti tur kota pegunungan Tomohon untuk menikmati panorama pegunungan dan budaya lokal, kata KDEI.

(Oleh Jason Cahyadi)

Selesai/IF

(Sumber Foto : Kementerian Pariwisata)
(Sumber Foto : Kementerian Pariwisata)
How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.