Taipei, 13 Jan. (CNA) Massa udara dingin dari daratan diperkirakan akan membawa polutan dari luar negeri yang akan menyebabkan kualitas udara di Taiwan mencapai tingkat peringatan oranye, dengan kelompok sensitif disarankan untuk menghindari aktivitas di luar ruangan, menurut Kementerian Lingkungan Hidup (MOENV).
Di bawah peringatan oranye AQI, kementerian menyarankan anak-anak, lansia, dan orang dengan kondisi jantung atau pernapasan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, mengurangi aktivitas fisik, atau mengenakan masker saat berada di luar.
Individu sehat yang mengalami iritasi atau batuk juga disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, sementara pelajar disarankan untuk menghindari olahraga yang berkepanjangan atau intens.
MOENV mengatakan dalam siaran pers pada Selasa (13/1) bahwa kabut telah diamati di beberapa bagian Tiongkok timur dari Shandong hingga Shanghai pada Senin. Seiring massa udara dingin kontinental bergerak ke selatan, polutan yang dibawanya akan mempengaruhi kualitas udara di Taiwan, mendorong kualitas udara menjadi sebagian besar pada tingkat sedang atau peringatan oranye.
Pendinginan radiasi pada pagi hari kemungkinan akan memungkinkan polutan menumpuk di Taiwan selatan, sementara tambahan polusi dari luar negeri yang masuk kemudian pada hari itu diperkirakan akan menjaga kualitas udara pada tingkat peringatan oranye, kata kementerian.
MOENV mengatakan kualitas udara di Taiwan tengah dan utara diperkirakan tetap buruk hingga Rabu sore, sementara peringatan oranye di Taiwan selatan bisa bertahan hingga Sabtu.
Kondisi di Taiwan selatan diperkirakan akan membaik pada Minggu seiring monsun timur laut menguat dan polusi dari luar negeri berkurang, kata kementerian.
Konsentrasi partikel halus per jam, atau PM2.5, di wilayah Shanghai dan Shandong - yang terletak di hulu angin Taiwan di bawah kondisi monsun timur laut dan dianggap sebagai indikator utama polusi lintas batas - berkisar antara sekitar 40 hingga 90 mikrogram per meter kubik (μg/m3) pada Senin dan terus meningkat, kata kementerian.
Konsentrasi partikel yang dapat terhirup per jam, atau PM10, berkisar antara sekitar 70 hingga 110 μg/m3 di wilayah Shanghai dan Shandong pada Senin, kata MOENV.
Di Taiwan utara, konsentrasi PM2.5 per jam dapat mencapai 25 hingga 40 μg/m3 pada Selasa sore, dengan konsentrasi PM10 per jam mencapai 50-90 μg/m3, kata MOENV.
Seiring angin timur laut bergeser ke selatan, kualitas udara di sebagian besar wilayah diperkirakan akan mencapai tingkat peringatan oranye, kata kementerian.
Selesai/IF