Lai tetapkan target untuk bina 500.000 'profesional AI' tahun 2040

11/01/2026 13:27(Diperbaharui 11/01/2026 14:19)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Presiden Lai Ching-te berbicara di forum talenta AI 2026 di Taipei pada hari Sabtu. Foto CNA 10 Januari 2026
Presiden Lai Ching-te berbicara di forum talenta AI 2026 di Taipei pada hari Sabtu. Foto CNA 10 Januari 2026

Taipei, 11 Jan. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) mengatakan pada Sabtu (10/1)bahwa pemerintah telah menetapkan target untuk membina 500.000 "profesional kecerdasan buatan (AI)" pada tahun 2040 dan berencana untuk mengucurkan NT$100 miliar (Rp53,2 triliun) ke dalam dana modal ventura untuk mencapai hal ini.

Dalam pidatonya di forum talenta AI 2026 di Taipei, Lai mencatat bahwa pemerintah telah meluncurkan inisiatif pengembangan AI 10 tahun yang baru tahun lalu.

Inisiatif tersebut mencakup pendirian pusat komputasi nasional dan pengembangan teknologi-teknologi penting, seperti fotonika silikon, komputasi kuantum, dan robotika, kata Lai.

Lai mengatakan bahwa daya saing nasional akan semakin bergantung tidak hanya pada kemampuan pembuatan cip yang canggih, tetapi juga pada kemampuan warga dari berbagai disiplin ilmu untuk menggunakan AI secara efektif.

Untuk itu, pemerintah sedang meluncurkan kursus pelatihan AI untuk sektor publik dan mendorong pegawai negeri serta pelajar untuk memperoleh keterampilan AI, kata Lai.

Presiden mengatakan bahwa AI telah menjadi peluang penting bagi Taiwan untuk mencapai transformasi ekonomi melalui kerja sama antara pemerintah, industri, dan akademisi.

Dengan jumlah talenta AI yang lebih besar, pemerintah bertujuan membantu usaha kecil dan menengah mempercepat peningkatan digital dan meningkatkan daya saing, tambah Lai.

(Oleh Wen Kuei-hsiang, Frances Huang, dan Jennifer Aurelia)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.