Lin Yun-ju dari Taiwan raih kejuaraan WTT Doha

12/01/2026 20:19(Diperbaharui 12/01/2026 20:19)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Petenis meja Taiwan, Lin Yun-ju, berpose untuk foto setelah memenangkan gelar juara tunggal putra di World Table Tennis (WTT) Champions Doha 2026 pada Minggu. (Sumber Foto :  instagram.com/wtt)
Petenis meja Taiwan, Lin Yun-ju, berpose untuk foto setelah memenangkan gelar juara tunggal putra di World Table Tennis (WTT) Champions Doha 2026 pada Minggu. (Sumber Foto :  instagram.com/wtt)

Taipei, 12 Jan. (CNA) Petenis meja Taiwan, Lin Yun-ju (林昀儒), pada Minggu (10/1) berhasil membawa pulang gelar juara tunggal putra di World Table Tennis (WTT) Champions Doha 2026.

Lin mengalahkan lawannya asal Korea Selatan, Jang Woojin, dengan skor 11-7, 11-9, 11-9, 13-11 dalam waktu 41 menit, memberikan kemenangan pertama bagi pemain Taiwan berusia 24 tahun itu di ajang tunggal putra WTT dalam lebih dari dua tahun terakhir.

Pertandingan antara Lin dan Jang -- masing-masing peringkat 13 dan 18 dunia tunggal putra -- sejak awal sudah berpihak pada Lin, saat ia memenangkan gim pertama dengan skor nyaman 11-7.

Pada gim kedua dan ketiga, Lin sempat tertinggal 4-6 di awal, namun berhasil bangkit dan mengalahkan Jang dengan skor 11-9.

Kedua pemain terlibat dalam pertarungan sengit di gim keempat, bermain imbang 10-10, sebelum Lin unggul di babak tambahan dan menang 13-11.

Berbicara kepada wartawan setelah pertandingan, Lin mengatakan bahwa kemenangan ini merupakan pengakuan atas usahanya di dunia olahraga, terutama setelah dua tahun tanpa gelar juara.

Kemenangan terakhir Lin di turnamen tunggal putra adalah di WTT Champions Frankfurt pada November 2023, meskipun ia meraih medali emas di nomor ganda putra dan ganda campuran tahun lalu.

Kemenangan di kejuaraan hari Minggu ini membuat Lin mendapatkan hadiah uang sebesar US$40.000 (Rp674,21 juta) dan 1.000 poin peringkat WTT.

(Oleh Li Chien-chung, Matthew Mazzetta, dan Jennifer Aurelia) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.