Berita Pilihan Taiwan Berbahasa Indonesia EP7

12/01/2026 17:37(Diperbaharui 12/01/2026 17:39)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

 
Berikut berita pilihan Taiwan berbahasa Indonesia CNA edisi ketujuh: Taiwan akan perluas perekrutan langsung PMI 

Kementerian Ketenagakerjaan Taiwan (MOL) pada 6 Januari mengumumkan pihaknya telah mencapai kesepakatan dengan pihak Indonesia untuk memungkinkan pemberi kerja Taiwan merekrut pekerja migran sektor konstruksi, pemotongan hewan, dan perikanan lepas pantai langsung dari Indonesia, tanpa melalui agensi.

Menurut pejabat MOL, Chen Ming-shan, pemberi kerja akan dapat mengajukan kebutuhan tenaga kerja mereka ke Pusat Layanan Perekrutan Langsung MOL. Setelah itu, pihak Indonesia membantu merekrut tiga hingga lima kali jumlah kandidat yang dibutuhkan. Majikan kemudian dapat memilih PMI untuk direkrut.

Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo kepada CNA mengatakan pihaknya menyambut baik kesepakatan ini. Arif menyebut secara prinsip pihaknya terus mengupayakan skema penempatan PMI ke Taiwan secara transparan, cepat, berpihak pada pekerja, dan mengedepankan perlindungan bagi PMI.

Pilot F-16V Angkatan Udara Taiwan hilang saat latihan

Pada sesi latihan malam tanggal 6 Januari, Hsin Po-yi (辛柏毅), Kapten Angkatan Udara Taiwan, terpisah dari formasi lainnya setelah pesawat-pesawat jet memasuki awan.

Setelah melaporkan ketinggiannya terus menurun, Hsin mengindikasikan ia akan melontarkan diri dari pesawat, delapan detik sebelum sinyal radar jetnya menghilang, kata Inspektur Jenderal Angkatan Udara Chiang Yi-cheng (江義誠) sehari pasca kejadian.

Namun, Angkatan Udara belum dapat memastikan apakah Hsin berhasil keluar dengan selamat. Menurut Chiang, lokasi terakhir pesawat yang tercatat berada di atas perairan, sekitar 36 mil laut di selatan Pangkalan Udara Hualien milik Angkatan Udara.

Sejak kejadian, militer, penjaga pantai, korps layanan udara, hingga relawan telah berusaha melakukan pencarian. Namun, sang pilot belum berhasil ditemukan.

Menteri Pertahanan Nasional Wellington Koo (顧立雄) pada 12 Januari mengatakan kapal khusus telah dikerahkan untuk melakukan pelokasian kotak hitam.

Taiwan naikkan upah ABK migran laut jauh sebesar US$20

Direktorat Jenderal Perikanan Taiwan (FA) pada 6 Januari mengumumkan kenaikan upah minimum bulanan ABK migran laut jauh dari US$550 (Rp9,2 juta) menjadi US$570 mulai tahun 2026. Izin kerja tidak akan dikeluarkan kepada pemberi kerja yang tidak mematuhi, kata wakil kepala FA, Lin Ting-jung (林頂榮) kepada CNA.

Kenaikan gaji ini merupakan bagian dari fase kedua Rencana Aksi Perikanan dan Hak Asasi Manusia untuk 2026-2029, yang telah diajukan ke Kabinet untuk persetujuan.

FA mengatakan mereka juga sedang berupaya mengadopsi Konvensi Pekerjaan di Sektor Perikanan dari Organisasi Perburuhan Internasional ke dalam hukum Taiwan.

Langkah lebih lanjut, kata FA, termasuk menetapkan pelaporan upah dan langkah-langkah pembayaran tunggakan, meningkatkan komunikasi dan kondisi medis di atas kapal, serta digitalisasi kontrak.

FA juga telah melakukan uji coba langkah telemedis jarak jauh pada 2025, yang akan diimplementasikan sepenuhnya secara bertahap pada 2026, kata Lin.

Pameran foto bersama RSF dan CNA resmi dibuka

CNA dan Reporters Without Borders atau RSF bersama-sama menggelar pameran fotografi bertajuk “Shooting the World of Tomorrow”, yang dibuka pada 12 Januari di Taipei.

RSF tahun lalu meluncurkan pameran fotografi keliling untuk memperingati 40 tahun berdirinya mereka. LSM yang berpusat di Paris itu pun memilih Taiwan sebagai titik pertama di Asia, dengan menggandeng CNA sebagai penyelenggara bersama.

RSF membawa 40 karya pamerannya yang bertemakan lingkungan, konflik, dan pengasingan, sementara CNA menampilkan 13 karya pilihan periode 2024-2025 yang mencakup berbagai peristiwa besar dalam dan luar negeri.

Di antara yang hadir adalah Ruth Evelin Pasaribu, kepala Bidang Pariwisata dan Perhubungan KDEI Taipei. Kepada CNA, ia mengatakan dari kolaborasi ini pihaknya dapat melihat bagaimana media semakin berkembang dan berkontribusi untuk kebebasan pers.

Ruth pun mengatakan pihaknya melihat bahwa media, termasuk Fokus Taiwan, telah memberikan informasi yang disebutnya “sangat positif” untuk komunitas Indonesia di Taiwan.

Ruth juga mengatakan bahwa kolaborasi, termasuk melalui pameran bersama, sangat menguntungkan dan sangat dibutuhkan antara Indonesia dan Taiwan.

(Oleh Jason Cahyadi dan Muhammad Irfan)

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.