Dua kasus keracunan karbon monoksida terjadi di Kaohsiung dalam sepekan

13/01/2026 12:15(Diperbaharui 13/01/2026 12:15)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 13 Jan. (CNA) Pemerintah Kota Kaohsiung melaporkan dua kasus keracunan karbon monoksida dalam sepekan terakhir yang menyebabkan delapan orang dirawat di rumah sakit, serta mengimbau masyarakat untuk memperhatikan pemasangan pemanas air gas sesuai standar keselamatan dan ventilasi.

Departemen Pemadam Kebakaran kota tersebut dalam sebuah rilis pers menyatakan bahwa kedua insiden tersebut terjadi seiring turunnya suhu udara dan diduga disebabkan oleh pemasangan pemanas air gas yang tidak sesuai ketentuan, khususnya penggunaan pemanas air tipe luar ruangan yang dipasang di dalam rumah atau di balkon dengan ventilasi yang tidak memadai.

Akibat kejadian tersebut, delapan orang mengalami gejala seperti pusing dan rasa tidak nyaman, sehingga harus mendapatkan perawatan medis, sementara pada periode yang sama tahun lalu tidak tercatat kasus serupa, ujar departemen tersebut.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pemadam Kebakaran Taiwan, sekitar 79,51 persen kasus keracunan karbon monoksida akibat pemanas air gas pada periode 2020 hingga 2024 terjadi pada bulan Desember, Januari, dan Februari, ketika suhu udara cenderung lebih rendah. Kondisi tersebut diperparah oleh kebiasaan sebagian masyarakat yang tidak menjaga sirkulasi udara saat menggunakan peralatan berbahan bakar gas.

Departemen Pemadam Kebakaran menjelaskan bahwa penyebab umum keracunan karbon monoksida di lingkungan rumah tangga antara lain pemasangan pemanas air tipe luar ruangan di dalam bangunan, pemanas air dalam ruangan yang tidak dilengkapi saluran pembuangan gas dengan benar, serta pemasangan pemanas air di balkon yang tertutup jendela atau dipenuhi barang sehingga menghambat aliran udara.

Sebagai langkah pencegahan, Departemen Pemadam Kebakaran menekankan penerapan lima prinsip keselamatan, yaitu memilih merek yang aman, menggunakan jenis pemanas air yang tepat, memastikan pemasangan yang aman, melakukan pemeriksaan secara berkala, dan menjaga ventilasi udara tetap baik.

Departemen Pemadam Kebakaran juga mengingatkan bahwa apabila saat menggunakan pemanas air gas atau peralatan memasak berbahan bakar gas muncul gejala seperti pusing, sakit kepala, mual, atau muntah, masyarakat harus segera menghentikan penggunaan, membuka pintu dan jendela untuk memperlancar sirkulasi udara, serta segera keluar menuju area terbuka.

Apabila kondisi tubuh tidak membaik, masyarakat diminta segera menghubungi layanan darurat 119 untuk mendapatkan pertolongan.

(Oleh Chang Yi-lien dan Agoeng Sunarto)

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.