Taichung, 26 Jan. (CNA) Sebanyak 14 orang meminta bantuan medis pada Sabtu pagi (25/1) setelah merasa sakit akibat dugaan keracunan makanan usai makan malam di hotel tempat mereka menginap pada malam sebelumnya, menurut pemerintah Kota Taichung.
Lin Tzu-chieh (林子傑), kepala Departemen Kedokteran Darurat di Rumah Sakit Umum Veteran Taichung, tempat 13 korban dirawat, mengatakan pasien menunjukkan gejala gastroenteritis akut, termasuk mual dan muntah, dengan salah satu pasien mengalami dehidrasi dan lemah.
Semua pasien sekarang dalam kondisi stabil, kata Lin.
Apakah penyakit tersebut disebabkan oleh kontaminasi makanan masih akan ditentukan oleh Biro Kesehatan Taichung, kata Lin.
Seorang pasien lain yang jatuh sakit telah dirawat di China Medical University dan telah dipulangkan, menurut pemerintah kota tersebut.
Dalam pernyataan tertulis, Kantor Keamanan Pangan dan Obat-obatan mengatakan telah mengirim staf untuk menyelidiki makanan dan bahan-bahan di restoran hotel tersebut.
Karena banyak orang yang terkena dampak, pemerintah mungkin memerintahkan hotel untuk menghentikan operasi layanan makanannya, kata kantor tersebut.
Jika bakteri patogen terdeteksi dalam makanan, hotel akan didenda antara NT$60.000 (Rp29,7 juta) hingga NT$200 juta, sesuai dengan undang-undang keamanan pangan, ujar kantor itu.
Selain itu, jika penyelidikan dapat membuktikan hubungan sebab akibat antara makanan dan penyakit tersebut, kasus ini akan diserahkan kepada otoritas peradilan untuk penyelidikan lebih lanjut.
Menurut biro pemadam kebakaran kota Taichung, seorang pria di hotel tersebut melaporkan sakit perut pada pukul 11:33 pagi, dan dia dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.
13 orang lainnya juga merasa sakit kemudian dan mencari perawatan.
Orang-orang yang jatuh sakit adalah bagian dari rombongan berjumlah lebih dari 70 orang dari Hsinchu yang menginap di hotel tersebut, menurut pemerintah kota Taichung.
Selesai/IF