Pemerintah Taiwan kecam pernyataan "satu Tiongkok" Beijing terkait APEC

14/05/2026 09:04(Diperbaharui 14/05/2026 09:04)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Gambar : Shutterstock)
(Sumber Gambar : Shutterstock)

Taipei, 13 Mei (CNA) Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan hari Rabu (13/5) mengatakan negara tersebut telah menjadi anggota penuh Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) selama beberapa dekade, mengecam pernyataan Tiongkok yang menyebutkan bahwa partisipasi Taipei dilakukan di bawah "prinsip satu Tiongkok."

Zhang Han (張晗), juru bicara Kantor Urusan Taiwan Tiongkok (TAO), mengatakan dalam jumpa pers rutin Rabu bahwa Tiongkok, sebagai tuan rumah APEC pada 2026, akan menangani partisipasi Taiwan dalam pertemuan APEC sesuai "prinsip satu Tiongkok" serta nota kesepahaman (MoU) dan praktik APEC terkait.

"Prinsip satu Tiongkok" versi Beijing menegaskan bahwa hanya ada satu Tiongkok, yaitu Republik Rakyat Tiongkok, dan bahwa Taiwan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari wilayahnya.

Juru bicara Kantor Urusan Taiwan Tiongkok, Zhang Han, berbicara pada konferensi pers rutin di Beijing pada Rabu. (Sumber Foto : CNA, 13 Mei 2026)
Juru bicara Kantor Urusan Taiwan Tiongkok, Zhang Han, berbicara pada konferensi pers rutin di Beijing pada Rabu. (Sumber Foto : CNA, 13 Mei 2026)

Didirikan pada tahun 1989, APEC adalah forum antarpemerintah yang terdiri dari 21 ekonomi anggota di kawasan Lingkar Pasifik yang mendorong perdagangan bebas di seluruh kawasan Asia-Pasifik.

Ketika diminta komentar, MOFA mengatakan dalam pernyataan kepada CNA bahwa Taiwan secara resmi menjadi anggota penuh ekonomi APEC pada 1991 dengan nama "Chinese Taipei" melalui penandatanganan MoU aksesi.

Teks MoU tersebut tidak merujuk pada "prinsip satu Tiongkok" dan menegaskan Taiwan akan berpartisipasi dalam APEC secara setara dengan semua anggota lainnya, kata MOFA.

Menurut kementerian, Tiongkok pada 2024 memberikan pernyataan tertulis kepada anggota APEC yang berjanji untuk memfasilitasi "partisipasi yang lancar dan aman dari semua delegasi dalam pertemuan APEC."

Pernyataan bersama yang dikeluarkan setelah pertemuan tingkat menteri pada 2024 dan 2025, yang didukung secara bulat oleh semua anggota termasuk Tiongkok, juga menegaskan pentingnya semua anggota APEC "berpartisipasi secara setara dalam semua acara, termasuk Pekan Pemimpin," tambah MOFA.

MOFA menyerukan kepada Beijing untuk "memenuhi tugas dan komitmennya sebagai tuan rumah APEC sesuai dengan pedoman, standar, dan praktik APEC," serta menjamin partisipasi Taiwan yang setara dan bermartabat dalam kegiatan APEC tahun ini di Tiongkok.

Chang Chih-sha (張芝颯), wakil kepala Departemen Organisasi Internasional MOFA, mengatakan kepada wartawan pada Selasa bahwa delegasi APEC Taiwan telah melakukan perjalanan ke Tiongkok untuk beberapa putaran pertemuan APEC dan tidak mengalami perlakuan yang merendahkan kedaulatan Taiwan.

(Oleh Joseph Yeh dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.