Taipei, 20 Sep. (CNA) Taiwan membawa pulang dua medali perak di tenis lunak beregu Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah tim putra dan putrinya kalah dari tim Jepang pada final hari Minggu (20/9).
Di nomor putra, pasangan ganda sekaligus kakak beradik Chen Po-yi (陳柏邑) dan Chen Yu-hsun (陳郁勲) kalah 0-5 pada pertandingan pertama final, sementara pemain tunggal Chang Yu-sung (張祐菘) kalah 1-4 pada pertandingan kedua.
Kekalahan 0-2 dari Jepang dalam waktu hanya 54 menit tersebut mengulangi hasil pertemuan kedua tim pada final Asian Games 2022, yang digelar pada 2023 di Hangzhou.
Sementara itu, pada final beregu putri, Taiwan kalah 1-2 dari tim Jepang yang telah meraih medali emas dalam tiga Asian Games sebelumnya.
Satu-satunya kemenangan Taiwan dalam pertemuan tersebut diraih pendatang baru Asian Games berusia 22 tahun, Chiang Min-yu (江旻育), yang mengalahkan Ayaka Iwakura 4-1 pada nomor tunggal di final.
Perolehan medali perak ini menyamai pencapaian terbaik tim tenis lunak putri Taiwan sepanjang sejarah Asian Games.
Anggota tim Lo Shu-ting (羅舒婷), yang sebelumnya mengatakan bahwa Asian Games kali ini akan menjadi "tarian terakhirnya" sebelum pensiun, mengatakan kepada CNA bahwa ia bangga dengan hasil tersebut.
"Saya rasa kami tampil sangat baik. Saya tidak memiliki penyesalan dalam karier saya," kata Lo, seraya menambahkan bahwa pulang membawa medali "membuat semua perjuangan ini sepadan."
Tenis lunak
Tenis lunak adalah variasi tenis yang berasal dari Jepang. Olahraga ini dimainkan di lapangan tenis standar, tetapi menggunakan bola karet lunak yang melaju lebih lambat dan memantul lebih rendah dibandingkan bola tenis.
Di Asian Games, pertandingan tenis lunak beregu menggunakan format best-of-three, di mana tim pertama yang memenangkan dua pertandingan menjadi pemenang.
Dalam pertandingan ini, dua tim berhadapan dalam urutan tertentu: pertandingan pertama (ganda) menggunakan format best-of-nine, kemudian pertandingan kedua (tunggal) best-of-seven.
Jika diperlukan, pertandingan ketiga (ganda) dimainkan dengan format best-of-nine untuk menentukan pemenang.
Dalam penghitungan skor, poin dihitung secara berurutan 1, 2, 3, 4. Pemain atau pasangan ganda pertama yang mencapai 4 poin dinyatakan memenangkan gim. Jika skor gim imbang 3-3 (deuce), salah satu pihak harus unggul dua poin untuk memenangkan gim.
(Oleh Chen Jung-chen dan Matthew Mazzetta)
Selesai/JC