Karateka putri Chien raih medali pertama Taiwan di Asian Games 2026

20/09/2026 20:20(Diperbaharui 20/09/2026 20:54)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Komite Olimpiade Chinese Taipei)
(Sumber Foto : Komite Olimpiade Chinese Taipei)

Nagoya, 20 Sep. (CNA) Atlet Taiwan Chien Hui-hsuan (簡慧萱) meraih medali perunggu dalam nomor kata perorangan putri cabang karate pada Minggu (20/9), sekaligus mempersembahkan medali pertama untuk Taiwan di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Chien mengamankan medali tersebut -- yang merupakan medali pertamanya di ajang Asian Games -- dengan mengalahkan Fatemeh Sadeghi dari Iran 4-1 pada perebutan perunggu.

Setelah memenangkan perunggu, Chien berterima kasih kepada teman-teman dan keluarganya atas dukungan mereka, serta kepada dirinya sendiri atas usaha yang telah ia lakukan.

"Meskipun ada saat-saat ketika terobosan sulit untuk dicapai, saya tetap berjuang," katanya.

Chien mengenang kekalahannya dari Sadeghi pada ajang kualifikasi Karate World Championships pada Oktober 2025, yang membuatnya gagal lolos ke kompetisi tersebut.

Hal itu membuatnya beralih ke kata yang lebih ia kuasai, dan hasilnya membuahkan hasil. Chien pun mengatakan ia senang telah mendapatkan pengakuan dari para juri.

(Sumber Foto : Komite Olimpiade Chinese Taipei)
(Sumber Foto : Komite Olimpiade Chinese Taipei)

Chien, yang akan berulang tahun yang ke-35 hari Minggu depan, mengatakan ia senang bisa meraih medali dan berharap hasil ini dapat memotivasi tim karate Taiwan lainnya, termasuk dua rekan setim yang lebih muda yang akan bergabung dengannya di nomor kata beregu putri pada Selasa.

Atlet karate veteran ini gagal meraih perunggu pada Asian Games pertamanya di 2022, dengan hanya terpaut 0,6 poin.

Meyakini bahwa hasilnya tidak akan membaik kecuali ia berusaha untuk berkembang, Chien mengatakan ia telah bepergian ke luar negeri, sering kali dengan biaya sendiri, untuk mengikuti kompetisi dan pelatihan selama enam bulan terakhir.

Ia mengaku telah pergi ke Okinawa, Oita, dan Tottori di Jepang, serta ke Spanyol, di mana ia berlatih bersama peraih medali emas Olimpiade Sandra Sánchez. Baginya, perjalanan-perjalanan tersebut sangat berharga, dan ia telah berusaha sebaik mungkin untuk menggabungkan apa yang ia pelajari ke dalam gaya bertandingnya sendiri.

(Oleh Chen Jung-chen, Wu Kuan-hsien, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.