Taipei, 18 Sep. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) pada Jumat (18/9) meninjau latihan tembak langsung rudal presisi gabungan di Pangkalan Militer Jiupeng di Kabupaten Pingtung, di mana berbagai jenis pesawat nirawak (drone) serang untuk pertama kalinya ikut serta dalam latihan tempur gabungan.
Latihan selama tiga hari, yang berakhir pada Jumat, menampilkan sistem rudal anti-kapal Hsiung Feng III buatan Taiwan, sistem rudal permukaan-ke-udara Tien Kung III, dan Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi M142 (HIMARS) yang dibeli dari Amerika Serikat, menurut rekaman yang dirilis oleh Kantor Kepresidenan.
Latihan ini juga menandai pertama kalinya berbagai jenis drone serang diikutsertakan dalam latihan tempur gabungan, kata Lai dalam sambutannya kepada personel militer setelah menyaksikan latihan tersebut.
"Penggunaan terkoordinasi kendaraan tak berawak dan senjata konvensional menunjukkan bahwa militer sedang mempercepat upaya untuk memperkuat kemampuan tempur secara keseluruhan," kata Lai.
"Itu juga menunjukkan kepada masyarakat dan komunitas internasional bahwa angkatan bersenjata memiliki kepercayaan diri dalam kemampuan mereka untuk mempertahankan kedaulatan nasional dan memenuhi tanggung jawab mereka untuk menjaga perdamaian dan stabilitas regional," tambah presiden.
Lai mengatakan unit yang berpartisipasi melaksanakan pertahanan udara gabungan, operasi serangan balasan, koordinasi laut-udara, serangan pantai, dan pertahanan dekat pantai selama latihan, serta memuji kinerja personel.
Lai didampingi oleh Sekretaris Jenderal Kantor Kepresidenan Pan Men-an (潘孟安), Sekretaris Jenderal Dewan Keamanan Nasional Joseph Wu (吳釗燮), Menteri Dewan Urusan Kelautan Kuan Bi-ling (管碧玲), Menteri Pertahanan Wellington Koo (顧立雄), dan Presiden National Chung-Shan Institute of Science and Technology Li Shih-chiang (李世強).
Komandan Angkatan Darat Jenderal Lu Kun-hsiu (呂坤修), Komandan Angkatan Laut Laksamana Chiang Cheng-kuo (蔣正國), dan Wakil Komandan Angkatan Udara Letnan Jenderal Wang Te-yang (王德揚) juga hadir.
Selesai/ja