Taipei, 7 Sep. (CNA) Sejumlah penerbangan antara Bandara Internasional Taoyuan dan Bandara Internasional Soekarno–Hatta hari Senin (7/9) kembali terganggu akibat erupsi Gunung Anak Krakatau sejak Minggu, menurut pihak maskapai.
Seluruh penerbangan maskapai Taiwan EVA Air, China Airlines, dan STARLUX Airlines antara Taipei dan Jakarta hari Minggu yang sebelumnya dijadwalkan ditunda ke Senin telah dibatalkan, menurut situs web mereka.
Baca juga: Penerbangan Jakarta-Taipei terganggu erupsi Gunung Anak Krakatau
Penerbangan EVA Air dan China Airlines antara kedua destinasi itu yang sebelumnya dijadwalkan berangkat Senin juga dibatalkan, sementara STARLUX Airlines memang tidak punya jadwal di hari itu, menurut situs maskapai.
EVA Air di situsnya meminta maaf atas "ketidaknyamanan yang mungkin ditimbulkan," dan mengimbau penumpang yang terdampak untuk merujuk pada ketentuan perubahan atau pengembalian tiket mereka.
China Airlines mengucapkan "terima kasih atas pengertian dan kerja sama Anda," dan menyatakan penumpang yang mengalami "pembatalan penerbangan, perubahan jadwal lebih dari dua jam, atau waktu transit yang tidak mencukupi" dapat mengajukan perubahan jadwal maupun pengembalian dana.
Serangkaian disrupsi ini diperkirakan akan berdampak bagi mahasiswa asal Indonesia di Taiwan, seiring dengan dimulainya tahun akademik baru.
Pembatalan penerbangan dari Taipei ke Jakarta salah satunya dirasakan rombongan trio heavy metal asal Indonesia, Voice of Baceprot (VoB). Trio Marsya, Widi, dan Sitti ini sebelumnya tampil di dua festival di Taiwan, yakni Jam Jam Asia Festival di Taipei pada 30 Agustus dan dilanjutkan dengan Mathariri Festival di Pingtung pada 5 September.
Manajer VoB, Dicki Lukmana, kepada CNA mengatakan, jadwal penerbangan VoB semula dijadwalkan pada Senin pukul 9.00. Namun, setibanya di bandara, VoB mendapat informasi bahwa pesawat mereka menuju Jakarta dibatalkan.
Karena kondisi tersebut, lanjut Dicki, VoB tetap di Taiwan sambil menunggu informasi terbaru tentang jadwal pulang mereka meski hingga berita ini diturunkan belum ada kepastian dari pihak maskapai. "Belum ada (kepastian) nih. Bisa jadi besok, bisa jadi lusa. Masih pantau situasi," kata Dicki seraya berharap situasi di Indonesia segera membaik.
Sementara itu, pembatalan penerbangan Jakarta ke Taipei juga berdampak bagi pemengaruh Indonesia, Andovi da Lopez, yang sebelumnya dijadwalkan menyapa penonton di pemutaran film Taiwan yang dibintanginya, "The Rope Curse 4: Kuntilanak" (粽邪4:坤蒂拉娜) di bioskop Taipei dan New Taipei pada Senin.
"Semoga keadaan membaik sehingga gua bisa menjadwalkan ulang penerbangan gua ke Taiwan, tetapi yang paling penting, semoga keadaan Indonesia membaik," kata Andovi di unggahan videonya di Instagram pada Minggu sore.
Akibat sebaran abu vulkanik Anak Krakatau, sejumlah pelabuhan udara masih ditutup hingga estimasi pukul 18.00 WIB, Senin, termasuk Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Halim Perdanakusuma, Bandara Radin Inten II, Bandara Budiarto, Bandara Husein Sastranegara, Bandara Muhammad Taufiq Kiemas, dan Bandara Pondok Cabe, menurut pernyataan AirNav Indonesia.
Pihak Bandara Soekarno-Hatta dalam unggahan media sosialnya mengimbau pengguna jasa bandara untuk mengecek kembali status dan jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai sebelum melakukan perjalanan dan menghubungi Contact Center InJourney Airports 172 untuk informasi kebandarudaraan.
Disrupsi yang berlangsung sejak Minggu ini telah berdampak bagi 1.320 penerbangan dan 173.474 penumpang di Bandara Soekarno–Hatta, kata Corporate Secretary Group Head InJourney Airports Arie Ahsanurrohim dalam keterangannya pada Senin, dilansir KOMPAS.com.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengatakan pihaknya telah mengambil langkah antisipasi dan perencanaan untuk merespons ancaman bahaya lanjutan dari letusan Anak Krakatau, menurut keterangan pers BNPB.
Di antaranya, Suharyanto telah melakukan koordinasi secara daring dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) wilayah yang terpapar abu vulkanik, dan BNPB telah mengirimkan sejumlah personel menuju lokasi terdampak dan memonitor secara langsung, menurut keterangan tersebut.
Suharyanto juga meminta jajaran turut berkoordinasi guna melakukan kesiapan, termasuk perangkat, piranti lunak, peralatan, misalnya keberfungsian sirene, tempat evakuasi, rencana kontinjensi pada wilayah terdampak dan stok makanan yang dikelola pihak provinsi, kabupaten, dan kota, menurut BNPB.
Sementara itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin telah mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan memerhatikan kesehatan terkait pernafasan, mata, dan kulit, yang dapat terdampak paparan abu vulkanik.
Ia pun meminta warga untuk mengantisipasi apabila melakukan aktivitas di luar rumah dengan perlindungan, seperti masker dan kacamata, dan segera membersihkan diri setelah kembali.
(Oleh Jason Cahyadi dan Muhammad Irfan)
Selesai/ja