Taipei, 16 Jun. (CNA) Kementerian Urusan Digital (MODA) Taiwan pada Senin (15/6) menyatakan pihaknya telah meminta Meta untuk memulihkan akun-akun milik tokoh publik dan penyelidikan setelah Threads dilaporkan melakukan pemblokiran massal akun.
MODA memaparkan bahwa berdasarkan laporan media, sejak Minggu larut malam hingga Senin pagi, akun Threads sejumlah tokoh terkenal, politisi, dan media di Taiwan telah ditangguhkan secara mendadak, dengan alasan dari pihak media sosial tersebut menyebutkan "pengguna berusia di bawah 13 tahun."
Setelah menerima keluhan dari masyarakat pada Senin pagi, kata kementerian tersebut, pihaknya telah menghubungi Meta Taiwan untuk menangani masalah.
Meta menanggapi bahwa berdasarkan penilaian awal, gangguan ini kemungkinan disebabkan masalah teknis dalam pelaksanaan mekanisme verifikasi usia, dan bukan ditargetkan pada kelompok atau individu tertentu. Pihaknya juga berjanji akan segera membuka pemblokiran akun-akun yang terdampak.
Pada Senin malam, Meta merilis pernyataan resmi yang menjelaskan bahwa akibat kesalahan teknis, sejumlah kecil akun salah diidentifikasi sebagai pengguna di bawah usia 13 tahun. Perusahaan menyatakan pihaknya tengah aktif menangani masalah ini dan akan segera melakukan perbaikan secepatnya.
MODA menyarankan bahwa jika ada pengguna Threads di Taiwan yang akunnya tidak sengaja diblokir, mereka dapat mengajukan banding melalui tiga saluran resmi yang telah disediakan Meta, yaitu saluran banding penangguhan akun Facebook, saluran banding penangguhan akun Instagram, atau saluran banding penangguhan akun Threads itu sendiri.
MODA menegaskan pihaknya akan terus memantau perkembangan penyelidikan atas insiden ini demi melindungi hak-hak digital masyarakat, serta mendesak pihak operator platform untuk memberikan penjelasan publik secara transparan, menangani masalah ini secara aktif, serta bersama-sama menjaga keamanan informasi dan hak-hak hukum pengguna.
(Oleh Pan Tzu-yu dan Agoeng Sunarto)
Selesai/JC