Pria Myanmar tikam teman sekamar di New Taipei diduga usai tak mampu kompensasi

07/05/2026 12:21(Diperbaharui 07/05/2026 12:21)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Pisau yang digunakan seorang pria warga negara Myanmar dalam perkelahian dengan teman sekamarnya di Distrik Zhonghe, New Taipei, Kamis. (Sumber Foto : Kantor Polisi Zhonghe)
Pisau yang digunakan seorang pria warga negara Myanmar dalam perkelahian dengan teman sekamarnya di Distrik Zhonghe, New Taipei, Kamis. (Sumber Foto : Kantor Polisi Zhonghe)

New Taipei, 7 Mei (CNA) Seorang pria warga negara Myanmar ditangkap setelah melukai leher teman sekamar yang juga rekan senegaranya di Distrik Zhonghe, New Taipei, pada Kamis (7/5), diduga usai tak mampu membayar ganti rugi atas kerusakan sepeda motor, kata kepolisian.

Kantor Polisi Zhonghe mengatakan bahwa pelaku, pria berusia 32 tahun yang datang ke Taiwan pada 2019 dengan visa turis dan telah melewati masa izin tinggalnya selama tujuh tahun, tinggal bersama teman sekamarnya, sesama warga Myanmar berusia 21 tahun, di Jalan Huaxin.

Pelaku merusak sepeda motor milik teman sekamarnya dan tidak mampu menanggung biaya perbaikan, serta khawatir identitas status keimigrasiannya dilaporkan korban, sehingga keduanya terlibat pertengkaran pada sekitar pukul 06.00, menurut kepolisian.

Pelaku kemudian mengayunkan pisau buah ke arah teman sekamarnya dan melukai bagian leher temannya itu hingga menyebabkan pendarahan hebat, dan setelahnya ambulans dipanggil lalu segera melarikan korban ke rumah sakit, kata kepolisian.

Setelah menerima laporan, kepolisian tiba di lokasi dan berhasil melumpuhkan pelaku, lalu menangkapnya atas dugaan percobaan pembunuhan dalam status tertangkap tangan, menurut pihak berwenang.

Ia kemudian dibawa ke stasiun polisi untuk dimintai keterangan, dan setelah pemeriksaan selesai, kasusnya dilimpahkan ke Kantor Kejaksaan Distrik New Taipei.

(Oleh Tsao Ya-yen dan Jason Cahyadi)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.