Tiga belas PMI terima penghargaan pekerja migran teladan Pingtung

01/05/2026 12:04(Diperbaharui 01/05/2026 12:05)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Bupati Pingtung Chou Chun-mi (kedua dari kiri) memberikan penghargaan pekerja migran teladan kabupaten ke Ngo Van Quyen (kedua dari kanan) asal Vietnam. (Sumber Foto : CNA, 30 April 2026)
Bupati Pingtung Chou Chun-mi (kedua dari kiri) memberikan penghargaan pekerja migran teladan kabupaten ke Ngo Van Quyen (kedua dari kanan) asal Vietnam. (Sumber Foto : CNA, 30 April 2026)

Taipei, 1 Mei (CNA) Tiga belas pekerja migran Indonesia (PMI) berada di antara 24 penerima Penghargaan Pekerja Migran Teladan Kabupaten Pingtung, menurut pemerintah kabupaten, yang menggelar upacara penyerahan pada Kamis (30/4).

Di antaranya, Husada Angga bekerja di pabrik; Jamiati, Kundiah Lestiani, Susi Susanti, Rasmini BT Dakri Ahmad, Wiwin Mufida, Mujiati, Dina Rahayu Saudi, Siswati, Eka Purwaningsih, dan Sunarti sebagai perawat domestik; Muchlisin di bidang perikanan laut; dan Vinta Audy Agustin di agrikultur.

Selain untuk pekerja migran, Bupati Chou Chun-mi (周春米) juga memberikan penghargaan kepada tiga "pekerja teladan tingkat nasional", 65 "pekerja teladan tingkat kabupaten", 14 "pekerja teladan penyandang disabilitas", dan enam "pemberi kerja migran unggulan" dalam upacara tersebut".

Bupati Pingtung Chou Chun-mi (kedua dari kiri) memberikan penghargaan pekerja teladan ke Tsai Wu-hsiung (kedua dari kanan). (Sumber Foto : CNA, 30 April 2026)
Bupati Pingtung Chou Chun-mi (kedua dari kiri) memberikan penghargaan pekerja teladan ke Tsai Wu-hsiung (kedua dari kanan). (Sumber Foto : CNA, 30 April 2026)

Chou mengatakan bahwa para pekerja yang menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab bukan hanya mitra paling andal bagi perusahaan, tetapi juga fondasi penting bagi perkembangan masyarakat.

Tahun ini, selain memberikan trofi dan kupon sebagai penghargaan, pemerintah kabupaten juga memberikan paket hadiah serta bola pijat untuk relaksasi, sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras para pekerja, kata Chou.

Selain itu, melalui festival "我們生活節", berbagai kegiatan seperti forum pemberi kerja teladan, pameran tematik, pasar, serta pertunjukan digelar untuk merayakan Hari Buruh dengan menggabungkan unsur edukasi, pertunjukan, dan penghargaan, ujarnya.

(Oleh Huang Yu-jing dan Jason Cahyadi)

Selesai/ja

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.