New Taipei, 1 Mei (CNA) Kepolisian mengatakan mereka telah melakukan penggerebekan prostitusi di sebuah hotel yang sudah tidak beroperasi di Distrik Xindian, New Taipei, dan menangkap delapan perempuan warga negara asing selaku pekerja seks, delapan pelanggan laki-laki, dan dua orang dalang.
Kantor Polisi Xindian hari Kamis (30/4) mengatakan seorang pria bermarga Chen (陳) (55) dan seorang wanita warga Vietnam bermarga Nguyen (41) sejak Maret tahun ini menyewa sebuah kamar di hotel yang sudah tidak beroperasi di Jalan Beixin.
Mereka menjadi perantara beberapa perempuan asing untuk menyediakan layanan prostitusi, serta mempromosikan bisnis tersebut melalui forum internet dan media lainnya, menurut kepolisian.
Setelah menerima laporan dan melakukan koordinasi dengan Kantor Kejaksaan Distrik Taipei dan Direktorat Jenderal Imigrasi (NIA), kata kepolisian, mereka melakukan penggerebekan pada Selasa.
Pihak berwenang menangkap Chen dan Nguyen; delapan wanita yang direkrut, termasuk dari Tailan dan Vietnam yang enam di antaranya pekerja migran hilang kontak; dan enam pelanggan pria, serta menyita barang bukti berupa hasil kejahatan lebih dari NT$4,78 juta (Rp2,62 miliar).
Setiap transaksi prostitusi dikenakan biaya NT$2.000, dengan bagian kedua tersangka utama sebesar NT$900, menurut kepolisian.
Kepolisian menyatakan bahwa setelah pemeriksaan, Chen dan Nguyen telah diserahkan ke kejaksaan Taipei atas dugaan pelanggaran kesusilaan dan kejahatan lainnya.
Sementara itu, 14 orang lainnya ditangani berdasarkan Undang-Undang Ketertiban Sosial, lalu secara terpisah diserahkan ke NIA untuk penahanan atau deportasi, kata kepolisian.
(Oleh Tsao Ya-yen dan Jason Cahyadi)
Selesai/