Batik Indonesia semarakkan Hari Kartini imigran baru di Hualien

21/04/2026 15:06(Diperbaharui 21/04/2026 15:10)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Kantor Layanan Hualien NIA pada Selasa menggelar lokakarya batik dalam rangka peringatan Hari Kartini. (Sumber Foto : Kantor Layanan Hualien NIA, 21 April 2026)
Kantor Layanan Hualien NIA pada Selasa menggelar lokakarya batik dalam rangka peringatan Hari Kartini. (Sumber Foto : Kantor Layanan Hualien NIA, 21 April 2026)

Taipei, 21 Apr. (CNA) Kantor Layanan Hualien Direktorat Jenderal Imigrasi Taiwan (NIA) pada Selasa (21/4) menggelar kegiatan multikultural untuk memperingati Hari Kartini, dengan menghadirkan lokakarya batik.

NIA dalam rilis pers hari Selasa mengatakan bahwa lokakarya ini diadakan untuk memperkuat pemahaman lintas budaya dan penghargaan terhadap peran perempuan.

Hari Kartini yang diperingati setiap 21 April di Indonesia merupakan hari untuk mengenang Raden Ajeng Kartini, pelopor emansipasi perempuan, di mana berbagai sekolah dan institusi biasanya mengadakan kegiatan perayaan dan perempuan mengenakan pakaian tradisional, kata Rovina Wiana, imigran baru asal Indonesia yang menjadi fasilitator kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan itu, Rovina memperkenalkan sejarah batik Indonesia yang pada 2009 ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi, serta menjelaskan proses pembuatannya mulai dari menggambar pola, membatik dengan malam, hingga pewarnaan. Peserta kemudian diajak mencoba langsung membuat batik sederhana.

NIA Hualien menyampaikan bahwa melalui aktivitas ini, masyarakat diajak mengenal lebih dekat nilai budaya Indonesia sekaligus memberikan apresiasi kepada perempuan imigran baru dan pekerja migran yang telah berkontribusi di Taiwan dalam keluarga, pekerjaan, dan kehidupan sosial.

(Oleh Li Hsi-chang dan Jennifer Aurelia)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.