Taipei, 28 Apr. (CNA) Presiden Lai Ching-te (賴清德) menyoroti kontribusi One-Forty untuk para pekerja migran di Taiwan saat ia menyerahkan Penghargaan Inovasi Presiden ke-7 kepada lembaga swadaya masyarakat tersebut hari Selasa (28/4).
One-Forty telah membangun platform pembelajaran bagi pekerja migran dan telah mendampingi lebih dari 100.000 pekerja migran dalam belajar dan berkembang, kata Lai.
Lembaga tersebut juga telah mendorong lingkungan yang ramah di sekolah dan perusahaan, menjadi jembatan penting antara masyarakat lokal dan pekerja migran, serta menjadikan Taiwan lebih hangat dan indah, ujarnya.
Lai menyebutkan bahwa selain dikenal dunia melalui cip semikonduktor, Taiwan juga dikenal karena "pemandangan terindahnya adalah manusia".
Ia menyatakan harapannya agar semua orang yang datang untuk bekerja di Taiwan, tanpa memandang kewarganegaraan maupun latar belakang, dapat merasakan kehangatan rumah selama tinggal di negara tersebut.
Lai mengatakan semangat pendirian Penghargaan Inovasi Presiden adalah untuk mendorong berbagai sektor di Taiwan -- industri, pemerintah, akademisi, penelitian, serta masyarakat luas -- agar merespons tantangan zaman dengan inovasi yang beragam dan menciptakan masa depan negara.
Penghargaan ini, ucapnya, tidak hanya bertujuan memberikan apresiasi terhadap metode dan terobosan baru, tetapi juga menegaskan wawasan luas masyarakat Taiwan serta semangat berani menghadapi kesulitan dan ujian, sehingga menjadi teladan baru dalam inovasi.
Lai menegaskan bahwa inovasi berawal dari upaya menyelesaikan masalah, dan tidak memiliki jawaban baku, tetapi memiliki tujuan bersama, yakni menjadikan negara lebih maju, masyarakat lebih sejahtera, rakyat lebih bahagia, serta membuat dunia menjadi lebih baik karena Taiwan.
Ke depannya, kata Lai, pemerintah akan terus menjadi penopang rakyat, menciptakan lingkungan inovasi yang lebih bebas dan terbuka, serta menggunakan kemampuan inovasi yang beragam untuk memancarkan cahaya Taiwan di berbagai bidang internasional.
Di samping One-Forty, penghargaan juga diberikan untuk Realtek Semiconductor Corp., yang Lai sebut tidak hanya mendorong transformasi industri ke tingkat yang lebih tinggi, tetapi juga memperkuat posisi Taiwan sebagai pemimpin global yang tak tergantikan di industri semikonduktor.
Penerima penghargaan lainnya, sutradara Hsiao Chu-chen (蕭菊貞), telah mendokumentasikan perubahan sosial Taiwan secara mendalam, menampilkan semangat rakyat Taiwan, serta meninggalkan warisan budaya kelas dunia bagi perkembangan industri Taiwan, kata Lai.
Profesor kehormatan National Cheng Kung University Wang Jung-der (王榮德) merupakan tokoh penting dalam pengembangan sistem spesialisasi kedokteran okupasi Taiwan, yang telah lama berkontribusi dalam riset penyakit akibat kerja, keselamatan pekerja, kebijakan asuransi kesehatan, dan kesehatan masyarakat, ujarnya.
Direktur Utama DataYoo Application Co., Shaw Wu (吳君孝) memimpin pengembangan sistem pemantauan tanah pertanian berbasis kecerdasan buatan, yang telah membuat pertanian pintar Taiwan lebih presisi dan efisien, kata Lai. Teknologi ini juga telah didorong ke 32 negara, menjadi bentuk diplomasi yang sukses, ujarnya.
Penghargaan Inovasi Presiden diadakan Kementerian Urusan Ekonomi atas instruksi Presiden untuk mendorong individu atau kelompok dari kalangan industri, akademisi, lembaga penelitian, dan instansi pemerintah agar aktif mengejar inovasi dan penciptaan nilai dalam berbagai aspek, menurut situs webnya.
Ini bertujuan untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional secara keseluruhan serta memperkuat keunggulan daya saing internasional, sekaligus menegaskan posisi para penerima penghargaan sebagai pelopor utama dalam peralihan generasi industri di tingkat global, atau sebagai teladan inovasi tertinggi yang membentuk pencapaian nilai khas Taiwan di panggung internasional, menurut situs web.
(Oleh Yeh Su-ping dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF