Taipei, 1 Apr. (CNA) Taiwan berencana membeli 7,05 juta vaksin influenza -- tertinggi di sepanjang sejarah -- untuk kampanye vaksinasi tahunan yang didanai pemerintah, kata Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) pada Selasa (31/3).
Berbicara dalam konferensi pers mingguan, Direktur Jenderal CDC Lo Yi-chun (羅一鈞) mengatakan Taiwan mengalami permintaan tinggi untuk vaksin flu tahun lalu, ketika membeli total 6,865 juta dosis.
Untuk mengurangi beban kasus flu berat pada sistem medis Taiwan musim gugur dan musim dingin ini, CDC telah memutuskan untuk membeli rekor 7,05 juta dosis vaksin flu trivalen, yang akan mencakup sekitar 30 persen dari populasi, kata Lo.
Pembelian tersebut, dengan anggaran sekitar NT$1,78 miliar (Rp946 miliar), diperkirakan akan diselesaikan pada akhir April, tambahnya.
Lo mengatakan Taiwan akan kembali membeli vaksin trivalen untuk musim flu musim gugur -- artinya vaksin yang melindungi terhadap tiga jenis influenza (dua A dan satu B).
Yang berbeda tahun ini adalah Organisasi Kesehatan Dunia telah memperbarui ketiga jenis virus yang akan dimasukkan dalam vaksin, termasuk subklad K dari keluarga influenza A (H3N2), yang menjadi dominan di Taiwan musim gugur lalu, kata Lo.
Juga untuk pertama kalinya tahun ini, kata Lo, program vaksinasi flu gratis CDC akan mencakup 200.000 vaksin yang diperbarui.
Sekitar 170.000 lansia berusia 65 tahun ke atas di fasilitas perawatan di Taiwan akan diprioritaskan untuk menerima vaksin yang diperbarui, sementara sisanya akan digunakan sesuai kebutuhan, kata Lo.
Kampanye vaksinasi flu tahunan yang didanai pemerintah Taiwan biasanya dimulai pada Oktober, dengan penerima awal terbatas pada lansia, anak-anak kecil, dan kelompok berisiko tinggi lainnya, yang kemudian diperluas secara bertahap.
Selesai/ja