Taipei, 30 Mar. (CNA) Seorang mahasiswa doktoral di Southern Taiwan University of Science and Technology (STUST) berpartisipasi dalam Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational Technologies (APRICOT 2026 / APNIC 61) dan Asia Pacific Next Generation (APNG) Camp ke-18 di Indonesia.
Dalam konferensi tersebut, Lin Wei-cheng (林韋成) dari STUST meraih dua sertifikat MasterClass APRICOT, yaitu "Protokol Border Gateway (BGP) Lanjutan" dan "Keamanan Siber dalam Praktik Operasional Jaringan", serta terpilih sebagai penerima beasiswa APNG Camp, menurut rilis pers universitas.
Lin juga bekerja sama dengan tim internasional untuk mengembangkan "dasbor pemantauan waktu nyata kabel bawah laut", yang memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) dan analisis data untuk memvisualisasikan perubahan geologi serta memberikan peringatan dini terhadap anomali.
Menurut STUST, ini bukan pertama kalinya Lin mengharumkan nama Taiwan. Menilik perjalanan perkembangannya, ia pada 2023 pergi ke Filipina untuk praktik pertanian cerdas, dan pada tahun lalu berpartisipasi dalam konferensi internet di Vietnam.
Lin juga bergabung dengan Taiwan Network Information Center (TWNIC) Academy bersama jaksa Harris Chen (陳昱奉) dari Kantor Kejaksaan Distrik Chiayi, guna mendorong diskusi terbuka mengenai kebijakan internet.
Kali ini, Lin juga diundang untuk menerima wawancara resmi dari Asia-Pacific Network Information Centre (APNIC), di mana ia berbagi pandangan generasi muda Taiwan tentang tata kelola internet, serta melakukan pertukaran akademik di universitas di Indonesia.
Melalui siaran pers, Rektor Huang Nen-fu (黃能富) menyebut pencapaian Lin menjadi pembuktian visi pendidikan STUST sebagai "universitas AI berbasis praktik".
Melalui program pembelajaran internasional jangka panjang dan kolaborasi industri-akademik, menurut Huang, STUST berhasil membina "talenta unggul" dengan "kesiapan kerja langsung" dan "wawasan internasional", serta menjadi "mitra paling berpengaruh" bagi Taiwan dalam kerja sama Kebijakan Baru ke Arah Selatan.
Menurut situs webnya, APRICOT 2026 digelar Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia di Jakarta dari 4 hingga 12 Februari, diisi seminar, pelatihan teknis, tutorial, konferensi, sesi kelompok minat, dan forum lainnya yang bertujuan untuk menyebarkan pengetahuan terkait pengoperasian internet di Asia-Pasifik.
Sementara itu, APNG Camp ke-18 digelar di Tangerang dari 6 hingga 8 Februari sebagai tempat di mana "para calon pemimpin masyarakat digital" di kawasan Asia-Pasifik berkumpul untuk membangun jaringan antarmanusia dan saling belajar, menurut situs webnya.
Selesai/IF