Pekerja migran tewas tertimpa di lokasi konstruksi Kaohsiung

25/03/2026 12:05(Diperbaharui 25/03/2026 12:05)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Kantor Polisi Gushan)
(Sumber Foto : Kantor Polisi Gushan)

Kaohsiung, 25 Mar. (CNA) Seorang pekerja migran hari Selasa (24/3) tewas tertimpa di sebuah lokasi proyek konstruksi di Distrik Gushan, Kaohsiung, setelah balok baja dan tulangan besi jatuh ke tanah dalam operasi pengangkatan, menurut otoritas setempat.

Kantor Polisi Gushan mengatakan kepada CNA bahwa pekerja migran asal Tailan yang berusia 27 tahun itu tewas tertindih benda berat, sementara ada dua mobil penumpang kecil yang diparkir di pinggir jalan yang rusak tertimpa.

Departemen Urusan Bangunan Kota Kaohsiung menyatakan bahwa saat pekerjaan pengangkatan struktur baja dilakukan pada pagi hari, ada baut pengunci komponen struktur baja di lantai 49 yang diduga patah, sehingga balok baja dan tulangan besi jatuh ke tanah.

Setelah menerima laporan, kata mereka, Departemen Pekerjaan Umum segera mengirim petugas ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan bersama pihak kontraktor menelusuri penyebab kecelakaan.

Departemen Pekerjaan Umum menyatakan, berdasarkan penilaian awal, kasus ini diduga berkaitan dengan kegagalan material komponen atau sistem penguncian.

Di lokasi juga tidak ada langkah perlindungan keselamatan yang memadai, sehingga menyebabkan pekerja migran tersebut tertimpa dan dinyatakan meninggal dunia setelah dilarikan ke rumah sakit, kata departemen tersebut.

Departemen tersebut juga menyebutkan bahwa proyek konstruksi ini telah melanggar ketentuan Undang-Undang Bangunan, sehingga kontraktor akan didenda sebesar NT$90.000 (Rp47,7 juta) dan diperintahkan menghentikan seluruh pekerjaan.

Pihak kontraktor juga diwajibkan melakukan peninjauan dan perbaikan menyeluruh terhadap manajemen keselamatan kerja serta fasilitas perlindungan, dan hanya dapat mengajukan izin melanjutkan pekerjaan setelah lulus pemeriksaan ulang, tambah mereka.

Sementara itu, Biro Urusan Ketenagakerjaan menyatakan mereka telah menugaskan petugas khusus untuk bekerja sama dengan Kantor Ketenagakerjaan Tailan di Kaohsiung guna membantu melindungi hak keluarga korban terkait kompensasi kecelakaan kerja.

Jika terbukti melanggar ketentuan Undang-Undang Keselamatan dan Kesehatan Kerja, pemberi kerja dapat didenda hingga NT$300.000 serta diserahkan ke kejaksaan untuk pertanggungjawaban pidana, kata biro tersebut.

(Oleh Tsai Meng-yu, Hung Hsueh-kuang, dan Jason Cahyadi)

Selesai/IF

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.