Taipei, 2 Mar. (CNA) Seorang pria telah ditangkap atas dugaan mengirim ancaman pada akhir Februari untuk membakar, menaruh bom, dan membunuh orang di Taipei Main Station, kata Biro Kepolisian Kereta Api pada hari Senin (2/3).
Kejaksaan juga telah mendapatkan persetujuan pengadilan untuk menahan tersangka, seorang warga Kabupaten Changhua bermarga Kuo (郭), yang menurut polisi mengakui membuat ancaman tersebut karena stres dan sedang dalam suasana hati yang buruk.
Menurut pernyataan dari biro tersebut, Taiwan Railway Corp. dan Taiwan High Speed Rail Corp. menerima ancaman terpisah pada 25 dan 26 Februari.
Karena ancaman tersebut dibuat menjelang libur panjang Hari Peringatan Perdamaian 228, yang merupakan periode perjalanan puncak, kepolisian segera meningkatkan langkah-langkah keamanan dan membentuk satuan tugas untuk menyelidiki kasus tersebut.
Setelah menganalisis bukti digital, penyidik mengidentifikasi Kuo sebagai tersangka. Polisi menggerebek kediamannya di Changhua pada malam 27 Februari dan membawanya ke tahanan.
Ia diserahkan ke kejaksaan atas dugaan pelanggaran intimidasi publik.
Biro tersebut mengatakan mereka telah terus memperkuat patroli di stasiun dan di kereta, serta meminta operator kereta api untuk tetap waspada dan memperkuat mekanisme pelaporan insiden di tengah komentar daring baru-baru ini yang bertujuan menimbulkan ketakutan publik.
Kepolisian juga meminta masyarakat untuk tidak meniru perilaku seperti itu, memperingatkan bahwa tindakan tersebut membuang sumber daya publik, menyebarkan kepanikan, dan merupakan pelanggaran pidana serius.
Kasus serupa akan diselidiki secara ketat untuk menjaga keselamatan transportasi umum dan ketertiban sosial, tambah kepolisian.
Selesai/JC