Pria ditahan terkait ancaman bom dan pembunuhan di Taipei Main Station

02/03/2026 16:31(Diperbaharui 02/03/2026 16:31)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Otoritas setempat)
(Sumber Foto : Otoritas setempat)

Taipei, 2 Mar. (CNA) Seorang pria telah ditangkap atas dugaan mengirim ancaman pada akhir Februari untuk membakar, menaruh bom, dan membunuh orang di Taipei Main Station, kata Biro Kepolisian Kereta Api pada hari Senin (2/3).

Kejaksaan juga telah mendapatkan persetujuan pengadilan untuk menahan tersangka, seorang warga Kabupaten Changhua bermarga Kuo (郭), yang menurut polisi mengakui membuat ancaman tersebut karena stres dan sedang dalam suasana hati yang buruk.

Menurut pernyataan dari biro tersebut, Taiwan Railway Corp. dan Taiwan High Speed Rail Corp. menerima ancaman terpisah pada 25 dan 26 Februari.

Karena ancaman tersebut dibuat menjelang libur panjang Hari Peringatan Perdamaian 228, yang merupakan periode perjalanan puncak, kepolisian segera meningkatkan langkah-langkah keamanan dan membentuk satuan tugas untuk menyelidiki kasus tersebut.

Setelah menganalisis bukti digital, penyidik mengidentifikasi Kuo sebagai tersangka. Polisi menggerebek kediamannya di Changhua pada malam 27 Februari dan membawanya ke tahanan.

Ia diserahkan ke kejaksaan atas dugaan pelanggaran intimidasi publik.

Biro tersebut mengatakan mereka telah terus memperkuat patroli di stasiun dan di kereta, serta meminta operator kereta api untuk tetap waspada dan memperkuat mekanisme pelaporan insiden di tengah komentar daring baru-baru ini yang bertujuan menimbulkan ketakutan publik.

Kepolisian juga meminta masyarakat untuk tidak meniru perilaku seperti itu, memperingatkan bahwa tindakan tersebut membuang sumber daya publik, menyebarkan kepanikan, dan merupakan pelanggaran pidana serius.

Kasus serupa akan diselidiki secara ketat untuk menjaga keselamatan transportasi umum dan ketertiban sosial, tambah kepolisian.

(Oleh Huang Li-yun, Wu Kuan-hsien, dan Muhammad Irfan) 

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.