Tingkat pengangguran Taiwan turun untuk bulan kelima berturut-turut pada bulan Januari

28/02/2026 09:07(Diperbaharui 28/02/2026 09:07)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
(Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 28 Feb. (CNA) Tingkat pengangguran Taiwan turun menjadi 3,29 persen pada Januari, menandai penurunan selama lima bulan berturut-turut, kata Direktorat Jenderal Anggaran, Akuntansi, dan Statistik (DGBAS) hari Rabu (25/2).

Data yang dikumpulkan DGBAS menunjukkan tingkat pengangguran pada Januari turun 0,01 poin persentase dari bulan sebelumnya menjadi 3,29 persen. Setelah penyesuaian musiman, tingkat pengangguran tetap stabil di angka 3,36 persen.

Menurut DGBAS, angka 3,29 persen merupakan tingkat terendah untuk bulan Januari sejak 2,74 persen pada tahun 2000.

Tan Wen-ling (譚文玲), wakil direktur Departemen Sensus DGBAS, mengatakan kepada wartawan bahwa penurunan tingkat pengangguran mencerminkan ekonomi lokal yang sedang berkembang pesat, dengan mengutip statistik mereka yang menunjukkan produk domestik bruto (PDB) Taiwan tumbuh 8,68 persen pada 2025, dan proyeksi pertumbuhan PDB tahun 2026 sebesar 7,71 persen.

Jumlah pengangguran turun 2.000 orang atau 0,33 persen dari bulan sebelumnya menjadi 396.000 pada Januari, sementara jumlah pekerja naik 4.000 orang atau 0,04 persen menjadi 11,65 juta, dengan tingkat partisipasi angkatan kerja sebesar 59,61 persen, naik 0,02 poin persentase dari Desember, kata DGBAS.

Pada Januari, jumlah orang yang berhenti karena tidak puas dengan pekerjaan sebelumnya dan ingin mencari pekerjaan baru atau meninggalkan posisi mereka karena alasan kesehatan turun sekitar 4.000 dari bulan sebelumnya, menurut data tersebut.

Namun, jumlah orang yang kehilangan pekerjaan akibat pengurangan bisnis atau penutupan usaha naik sebanyak 3.000, menurut DGBAS.

Berdasarkan tingkat pendidikan, mereka yang memiliki gelar universitas memiliki tingkat pengangguran tertinggi sebesar 4,47 persen pada Januari, sementara tingkat pengangguran sebesar 2,99 persen untuk individu dengan pendidikan sekolah menengah atas dan 2,11 persen untuk mereka yang berpendidikan sekolah menengah pertama, tambah DGBAS.

Selain itu, pengangguran di kelompok usia 15-24 tahun sebesar 11,44 persen pada Januari, mencerminkan konsentrasi tinggi pencari kerja pertama kali, sementara tingkatnya sebesar 5,93 persen untuk kelompok usia 25-29 tahun, kata DGBAS.

Data DGBAS juga menunjukkan bahwa 121.000 orang mengalami setengah pengangguran terkait waktu pada Januari, turun 6.000 orang atau 5,05 persen dari bulan sebelumnya, tetapi angka tersebut naik 12.000 orang atau 10,32 persen dari tahun sebelumnya.

Organisasi Perburuhan Internasional mendefinisikan setengah pengangguran terkait waktu sebagai pekerja yang jam kerjanya tidak mencukupi dibandingkan dengan situasi pekerjaan yang lebih diinginkan di mana mereka bersedia dan tersedia untuk bekerja lebih banyak.

(Oleh Pan Tzu-yu, Frances Huang, dan Miralux)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/JC

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.