Taipei, 2 Mar. (CNA) Lin Yun-ju (林昀儒), bintang tenis meja Taiwan, meraih medali perak dalam nomor tunggal putra di World Table Tennis (WTT) Grand Smash di Singapura hari Minggu (1/3).
Meskipun kalah empat set sekaligus dari Wang Chuqin (王楚欽) asal Tiongkok yang merupakan peringkat 1 dunia, Lin berhasil naik podium dan mencatatkan penampilan terbaik di sepanjang kariernya di ajang Grand Smash.
Lin, yang menempati peringkat 8 dunia, kalah 3-11, 8-11, 8-11, dan 9-11 dari Wang di final yang berlangsung di Infinity Arena, The Kallang, menandai kekalahan ke-11 dari 14 pertemuannya dengan atlet Tiongkok tersebut.
Wang langsung unggul dominan di dua gim pertama, dan Lin sempat memimpin 3-1 pada gim ketiga, tetapi dibalas dengan torehan 9-1 yang membuat Lin kembali tertekan.
Peluang terbaik Lin datang di gim keempat saat ia unggul 5-2, tetapi Wang bangkit dan mencapai match point di angka 10-8. Meskipun Lin berhasil menyelamatkan satu poin menjadi 10-9, ia tetap tidak mampu mengalahkan sang nomor 1.
Selain membawa pulang trofi juara kedua, Lin (24), yang dijuluki "Pembunuh Senyap", juga membawa pulang hadiah uang sebesar US$50.000 (Rp843 juta) dan mengamankan 1.400 poin peringkat.
Sementara itu, Wang meraih gelar WTT Grand Smash kelimanya, mendapatkan 2.000 poin dan hadiah uang tunai sebesar US$100.000.
Sebelumnya, pada hari yang sama, Lin untuk pertama kalinya berhasil melaju ke final tunggal putra Grand Smash setelah mengalahkan Truls Möregårdh asal Swedia yang menempati peringkat 5 dunia dengan skor 4-2 di semifinal.
Singapore Smash diikuti 64 pemain elite di nomor tunggal putra. Peringkat dunia Lin diperkirakan akan naik ke posisi 7 saat WTT memperbarui daftarnya pekan ini. Peringkat 7 dunia saat ini, Sora Matsushima dari Jepang, tersingkir di babak 16 besar dan hanya memperoleh 150 poin.
Hingga Senin pagi, Matsushima berada di peringkat 7 dunia dengan 3.305 poin, diikuti Lin dengan 2.875 poin.
Selesai/IF