Konflik terkait Iran berdampak pada lebih dari 2.000 pelancong Taiwan

02/03/2026 18:32(Diperbaharui 02/03/2026 18:33)

Untuk mengaktivasi layanantext-to-speech, mohon setujui kebijakan privasi di bawah ini terlebih dahulu

Bandara Internasional Taoyuan Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)
Bandara Internasional Taoyuan Taiwan. (Sumber Foto : Dokumentasi CNA)

Taipei, 2 Mar. (CNA) Sebanyak 2.059 orang dari 76 rombongan tur Taiwan telah terdampak konflik di Timur Tengah dan penutupan wilayah udara beberapa negara sejak 28 Februari, kata Direktorat Jenderal Pariwisata (TA) hari Senin (2/3).

Di antara mereka, 31 rombongan tur yang terdiri dari 851 orang membatalkan perjalanan mereka dan menerima pengembalian dana, sementara 45 rombongan tur dengan total 1.208 wisatawan terdampar di luar negeri akibat gangguan penerbangan, kata ditjen tersebut.

TA mengatakan telah menginstruksikan operator biro perjalanan untuk merespons secara tepat, secara aktif membantu wisatawan untuk kembali ke rumah, dan memastikan pengaturan akomodasi serta makanan yang layak bagi mereka yang sementara waktu tidak dapat kembali.

Gangguan ini terkait dengan konflik yang dimulai ketika Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan udara terhadap Iran pada 28 Februari.

(Oleh Huang Chiao-wen, James Thompson, dan Jason Cahyadi)

>Versi Bahasa Inggris

Selesai/ML

How mattresses could solve hunger
0:00
/
0:00
Kami menghargai privasi Anda.
Fokus Taiwan (CNA) menggunakan teknologi pelacakan untuk memberikan pengalaman membaca yang lebih baik, namun juga menghormati privasi pembaca. Klik di sini untuk mengetahui lebih lanjut tentang kebijakan privasi Fokus Taiwan. Jika Anda menutup tautan ini, berarti Anda setuju dengan kebijakan ini.
Diterjemahkan oleh AI, disunting oleh editor Indonesia profesional.