Taipei, 25 Feb. (CNA) Atlet Taiwan Hung Li-hsiang (洪莉翔) hari Selasa (24/2) meraih medali perunggu di nomor degen putri Asian Cadet and Junior Fencing Championship 2026 yang diselenggarakan di Indonesia, menandai keberhasilannya naik podium dua tahun berturut-turut.
Dalam perjalanannya, Hung tidak hanya mengalahkan atlet Tiongkok, Jiang Huishuang (江慧雙) pada babak 16 besar, tetapi juga menang dengan selisih satu poin atas bintang muda Singapura Lim Xiao Xuan Jade di perempat final.
Sayangnya, setelah melaju ke semifinal, Hung kalah tipis 9–10 dari atlet Singapura lainnya, Koh Elle Meihui (許渼薈), sehingga harus puas dengan medali perunggu, sama seperti pencapaiannya pada ajang sebelumnya.
Dalam wawancara dengan CNA, pelatih Hung, Wang San-tsai (王三財) menganalisis bahwa secara keseluruhan, performa teknik bintang muda Taiwan itu kali ini tergolong baik.
Namun, ia merasakan adanya tekanan yang lebih besar dibanding tahun lalu, bahkan beberapa gerakannya tampak dilakukan dengan ragu-ragu, sehingga permainannya sesekali terlihat kurang lepas, kata Wang.
Pada laga perempat final, lawan sempat memanfaatkan celah untuk menyamakan kedudukan. Beruntung, pada fase akhir pertandingan Hung bertekad tidak ingin kalah, meningkatkan intensitas dan momentum permainannya, sehingga mampu menahan tekanan dan memastikan tempat di podium, ujarnya.
Pada semifinal melawan Koh yang lebih berpengalaman dan menempati peringkat empat dunia junior, Hung sempat memimpin skor, tetapi tidak mampu membendung tekanan agresif sehingga kehilangan keunggulan.
Meski demikian, Hung tetap tampil konsisten dan disiplin. Hingga waktu normal berakhir, skor imbang 9–9. Sayangnya, pada momen krusial babak tambahan, ia tampak sedikit ragu sehingga memberi kesempatan lawan melancarkan serangan dan mencetak poin kemenangan.
Menurut Wang, perkembangan anak asuhnya itu tetap terlihat jelas, terutama dalam perpaduan taktik dan teknik yang semakin matang.
Wang mengatakan ia berharap Hung dapat mempersiapkan dirinya secara maksimal untuk Asian Senior Fencing Championship di India pada Juni mendatang, demi mengamankan tiket menuju panggung Asian Games di Aichi dan Nagoya, Jepang.
(Oleh Chen Jung-chen dan Jason Cahyadi)
Selesai/IF